1.150 Lansia dan 1.700 Disabilitas di Kalteng Dapat Bansos

  • Whatsapp
1.150 Lansia dan 1.700 Disabilitas di Kalteng Dapat Bansos
BERIKAN BANTUAN – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran ketika menyapa para lanjut usia dan penyandang disabilitas disela-sela pemberian bantuan belum lama ini. TABENGAN/ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran terus berupaya meringankan beban masyarakat diberbagai element di masa pandemik Covid-19 ini.

Baru-baru ini, dirinya menyalurkan secara langsung bantuan sosial tahap (BLT) I dan II, kepada kelompok masyarakat tertentu. Kali ini orang nomor satu di Kalteng itu, kembali menggelontorkan serta melaunching Bansos pemprov bagi 1.150 kelompok lanjut usia (lansia) dan 1.700 penyandang disabilitas.

Menurut Sugianto jumlahnya sendiri masing-masing nantinya akan mendapatkan Rp500.000 selama tiga bulan yaitu September, Oktober dan November mendatang.

“Untuk total anggaran bansos bagi lansia sebesar Rp1.725.000.000 dan total bagi penyandang disabilitas ada Rp2.550.000.000,” ujarnya, di Aula Jayang Tingang, belum lama ini,.

Dirinya menambahkan, bansos sendiri disalurkan melalui Bank Kalteng yang merupakan bank milik pemprov dengan reputasi yang cukup bagus ditingkat nasional.

Selain itu dirinya juga baru-baru ini, juga sudah menyalurkan bansos fungsi pendidikan. Bansos yang diperuntukkan bagi mahasiswa program D3, D4, S1 se Kalteng itu, juga dilakukan penyerahan fasilitas pendukung pembelajaran jarak jauh dan bantuan alat mobilitas sekolah, bagi SMA/SMK.

Disampaikan pula bahwa Dinas Pendidikan Kalteng telah bekerjasama dengan Telkomsel dalam hal bagaimana mengatasi pulsa bagi pendidikan daring. Gubernur memerintahkan kepada Sekretariat Daerah Prov. Kalteng agar menyurati dan mensosialisasikan kepada seluruh Bupati/Walikota se-Kalteng agar menganggarkan APBD di tiap Kabupaten dan Kota Palangka Raya untuk pembiayaan daring bagi anak sekolah.

Gubernur berharap agar setiap bulan dapat diberikan gratis biaya internet bagi anak sekolah SD dan SMP. Sedangkan untuk SMA dan Perguruan Tinggi bagi yang tidak mampu menjadi tanggung jawab Pemprov Kalteng dan dapat dianggarkan pada anggaran APBD 2021. drn

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas