SIRAMAN QOLBU- Pentingnya Akhlak dalam Islam

  • Whatsapp
SIRAMAN QOLBU- Pentingnya Akhlak dalam Islam
ilustrasi
iklan atas

Oleh: Ust Hartono Ahmad Jaiz
Marilah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan aneka kenikmatan, bahkan hidayah. Salawat dan salam semoga Allah tetapkan untuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, dan para pengikutnya yang setia dengan baik sampai akhir zaman.

Mari kita bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, menjalani perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Dalam rangkaian takwa itu, perlu kita sadari, Islam mendudukkan akhlak sebagai satu hal yang penting. Apabila akidah (keyakinan) itu dalam bentuk batin manusia, maka akhlak adalah bentuk lahir.

Tidak ada pemisahan antara akidah dan akhlak, maka dalam hadits:

“Paling sempurnanya iman orang mukmin adalah yang paling bagus akhlak mereka, dan yang paling terpilih di antara kamu sekalian adalah yang paling terpilih akhlaknya terhadap istri-istri mereka.” (HR At-Tirmidzi, ia berkata hadits hasan shahih, dan Ibnu Hibban, Al-Baihaqi, dari Abi Hurairah).

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka janganlah ia menyakiti tetangganya, dan barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR Al-Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).

Mengagungkan urusan akhlak adalah firman Allah Ta’ala:

“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.” (QS Al-Furqon 25 : 63).

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” (QS. Luqman [31] : 18, 19).

Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga mengarahkan pentingnya akhlak:

Dari Aisyah rahimahallah, ia berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya mukmin itu dengan kebagusan akhlaknya pasti mencapai derajat orang yang puasa (siang hari) dan orang yang berdiri (salat malam hari).” (HR. Abu Dawud Shahih No. 4798). ist

iklan atas

Pos terkait

iklan atas