Pelajar SMP Hilang di Sungai Mentaya

  • Whatsapp
Pelajar SMP Hilang di Sungai Mentaya
Tim SAR dan warga bahu-membahu melakukan pencarian korban tenggelam di sekitar dermaga PT Sampit, Kamis (17/9/2020). ARBIT SAFARI
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com- Seorang pelajar SMP kelas VII yaitu AR (13) diduga tenggelam saat berenang di Sungai Mentaya, Rabu (16/9/2020) sore, di sebuah lanting di Jalan Iskandar 30 Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban mandi dengan berenang di Sungai Mentaya bersama beberapa temannya. Namun, korban tidak muncul ke permukaan saat berenang di sungai tersebut.

“Korban diketahui menghilang dan diduga tenggelam, setelah keluarganya mencari. Karena tak kunjung pulang setelah berenang di Sungai Mentaya,” ungkap Rahmad, salah seorang warga sekitar, Kamis (17/9).

Saat kejadian, awalnya beberapa orang warga memang melihat korban bersama sejumlah temannya berenang di Sungai Mentaya, tepatnya di sekitar dermaga PT Sampit.

Namun tidak ada yang memerhatikan apakah saat itu korban sudah naik ke daratan, atau memang benar-benar tenggelam di sungai tersebut.

Meskipun begitu, saat ini pihak kepolisian bersama warga sekitar berupaya melakukan pencarian. Namun mereka tidak melakukan penyelaman, dan hanya berkeliling di sekitar lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya korban.

Upaya pencarian tersebut selain dilakukan oleh warga, juga dilakukan oleh BASARNAS, Ditpolair Polda Kalteng dan KSOP Sampit. Hingga Kamis (17/9) siang upaya pencarian masih dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi diduga menjadi lokasi korban hanyut.

“Sejatinya, korban tenggelam itu akan muncul setelah 36 jam. Hari ini, dari malam tadi kami masih berada di lokasi, tergantung kondisi di lapangan. Mudah-mudahan, anak ini bisa cepat kami temukan,” ujar Suprapto, Komandan Basarnas Sampit. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas