1.400 SATGAS YUSTISI, Kawal Penegakan Prokes

  • Whatsapp
1.400 SATGAS YUSTISI, Kawal Penegakan Prokes
MELEPAS - Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo saat melepas Satgas Yustisi, Senin (14/9). ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com –  Polda Kalimantan Tengah secara resmi melepas Satuan Tugas Yustisi yang akan menegakkan Peraturan Gubernur dan Peraturan Walikota Palangka Raya terkait penindakan pelanggaran protokol kesehatan. Pelepasan personel ditandai dengan penyematan pin Satgas Yustisi oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Danrem 102 Panju Panjung, Kajati, Kasatpol PP dan Denpom, Senin (14/9) pagi, di halaman Lobi Mapolda.

Kapolda Kalteng mengatakan, penindakan yang dilakukan Satgas Yustisi dilakukan secara serentak mengingat pertumbuban Covid-19 di Indonesia dan Kalteng pada khususnya sudah sangat mengkhawatirkan.  Satgas Yustisi memiliki peranan melakukan penindakan protokol kesehatan dan tidak bersifat edukasi maupun sosialisasi. Setidaknya ada 1.400 petugas yang diterjunkan dalam Satgas Yustisi serentak.

“Ini tidak ada lagi bersifat edukasi, tapi pemberian sanksi sosial dan sanksi administrasi, khususnya kepada masyarakat yang abai melaksanakan protokol kesehatan,” katanya.  Penindakan dilakukan terutama kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkegiatan di luar. Sejauh ini sudah ada enam kabupaten/kota yang telah mengeluarkan Peraturan Daerah terkait penindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan.

“Daerah yang belum memiliki Perda akan merujuk kepada Pergub Kalteng. Di sana juga akan diberikan sanksi sosial dan sanksi administrasi. Tujuan penindakan jelas, mempercepat memutus mata rantai covid-19 yang dianggap sudah rawan,” terangnya.  Dedi mengingatkan, masyarakat yang melawan saat diketahui melanggar dan akan ditindak petugas Satgas Yustisi akan diancam tindak pidana KUHPidana. Sanksi kurungan berupa enam hingga 12 bulan akan diberikan sesuai hukum yang berlaku.  “Pendisiplinan kita berlakukan secara berkala. Tentunya Satgas Yustisi ini melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan organisasi masyarakat,” tutupnya.  fwa 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas