Dituduh Ajak Perempuan ke Kamar, 4 Pemuda Dihajar Hingga Bonyok

  • Whatsapp
Dituduh Ajak Perempuan ke Kamar, 4 Pemuda Dihajar Hingga Bonyok
ILUSTRASI
iklan atas

PALANGKA RAYA – Muhamad Baihaki, Saprani, dan Wendo kini menjadi terdakwa perkara penganiayaan pada sidang Pengadilan Negeri Palangka Raya, Senin (14/9). Mereka mengeroyok empat pemuda dengan tuduhan telah mengajak seorang perempuan untuk minum minuman beralkohol dan merokok.

Kejadian bermula ketika Muhammad Rehan, Mahal Daud Suherman, Ahmad Basar, dan Anang sedang santai sambil melihat teman mereka memperbaiki genset di Jalan G Obos XIX B Gang Murai Barito Kota Palangka Raya, Selasa (3/12/2019) malam. Mendadak tiga sepeda motor datang yang ditumpangi tiga orang dan memarkir kendaraan depan rumah tersebut. Baihaki, Sarpani, dan Wendo turun dari kendaraan dan mendatangi para korban.

Baihaki membentak dan menanyakan, kenapa mereka mengajak Gadis minum dan merokok. Tapi para korban mengaku tidak tahu apa yang dimaksud Baihaki. Melihat tidak ada yang mau mengaku, Baihaki memukul kepala Anang menggunakan helm hingga jatuh ke tanah. Saat Anang tersungkur, Baihaki mencengkram pipi dan memukul wajahnya. Sarpani juga melemparkan mangkok bakso ke kepala Ahmad. Wendo menggunakan papan  kemudian memukul tangan Ahmad. Daud juga dipukul kepalanya menggunakan helm oleh Baihaki dan Wendo.

Tidak cukup disitu, Baihaki juga menendang wajah Daud hingga bagian dalam mulutnya terluka. Baihaki juga sempat mencekik sambil memukuli wajah Rehan beberapa kali hingga tersungkur ke tanah dan masih juga ditampar pada pipi. Puas menghajar para korban, ketiga pelaku pergi meninggalkan lokasi tersebut. Usai para pelaku pergi, Anang membuka pesan pada messenger facebook dan barulah dia melihat bahwa Baihaki telah mengirim pesan sebelumnya. “Jujur ja siapa yang membawa gadis ke kamar? Abang kah, Daud, atau Rehan?” tanya Baihaki dalam pesan itu. Barulah para korban mengetahui sumber permasalahannya.

Tapi akibat luka dan memar yang diderita para korban membuat keluarga mereka tidak terima dan akhirnya bersama-sama mengadu ke Polresta Palangka Raya. Polisi akhirnya mengamankan tiga pelaku dan memprosesnya secara hukum. Para terdakwa terjerat ancaman pidana berlapis sesuai Pasal 170 ayat (1) KUHPidana tentang pengeroyokan, Pasal 80 ayat (1) UU RI No 17/2016 tentang perlindungan anak Jo Pasal 55 ayat (1)  ke-1 KUHPidana, dan Pasal 351 ayat (1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana tentang penganiayaan.  dre

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas