PB PODSI Soroti Prestasi Dayung Kalteng

  • Whatsapp
PB PODSI Soroti Prestasi Dayung Kalteng
SAMBUTAN - Wakil ketua Umum PB PODSI, Hari Sidharta (tampak layar) membacakan sambutan melalui virtual pada kegitan Musda PODSI Kalteng, beberapa waku lalu. TABENGAN/LIU
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), menyoroti penurunan prestasi olahraga dayung Kalteng dalam beberapa tahun belakangan. Hal itu disampaikan pada saat Musyawarah daerah (Musda) PODSI Provinsi Kalteng, beberapa waktu lalu.

PB PODSI melalui Wakil Ketua Umum, Hari Sidharta menyampaikan, Kalteng merupakan salah satu daerah pelopor yang telah lama membina Cabang Olahraga (Cabor) dayung. Prestasinya pun pada masa yang lalu sempat menjadi kiblat olahraga dayung nasional, baik untuk cabang Rowing maupun Canoeing.

“Hal ini dapat terlihat dengan medali emas yang diraih oleh kontingen Kalteng pada beberapa PON yang lalu, selalu medapat medali emas yang cukup banyak, bahkan menjadi penentu ranking kontingen PON Kalteng, sebelum mulai turun naik dalam satu decade tertentu,” kata Hari, saat Musda PODSI Kalteng, Jumat (11/9).

Namun, tahun-tahun terakhir ini, prestasi Olahraga dayung Kalteng belum juga kembali menggembirakan seperti masa lalu. Hal ini menunjukan bahwa pembinaan olahraga dayung belum berkesinambungan, belum melaksanakan talent scouting dengan baik.  Prestasi dapat dicapai hanya dengan berlatih secara benar dan berkesinambungan sepanjang tahun.

Kemudian memilih atlet dengan menggunakan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), tidak bisa hanya berdasarkan minat atlet atau kedekatan dengan para pembina. Calon atlet harus dicari, ditelusuri keterbakatannya dengan Iptek dari seluruh wilayah Kalteng, bukan hanya dari perkotaan.

Kebangkitan kembali Olahraga dayung di Kalteng pada masa persaingan yang cukup ketat ini sangat kita harapkan dengan kerja keras dan keseriusan para pengurus PODSI Kalteng serta dukungan yang cukup baik dari pemerintah provinsi dan Kabupaten/kota, KONI, Dispora dan Dinas yang lain serta semua pihak pencinta olahraga dayung.

PB PODSI menyarankan lebih menggerakkan olahraga dayung. Ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian. Pertama, melengkapi sarana untuk latihan baik di provinsi maupun di kabuapten/kota yang potensial. Kedua, melaksanakan pemanduan bakat (Talent scouting) di seluruh Kalteng agar atlet yang dibina sesuai dengan persyaratan anthopometric olahraga dayung dan persyaratan fisiologis lainnya sesuai dengan Iptek yang berkembang.

Ketiga, menyelenggarakan latihan yang berkesinanbungan sepanjang tahun dengan benar dan berdasarkan ilmu kepelatihan olahraga dayung. Hanya dengan latihan yang seperti ini, para atlet dapat terbina untuk berprestasi dengan baik. Keempat, menyelenggarakan perlombaan tingkat Daerah, Nasional maupun Internasional.  Kelima, menjalin hubungan dengan semua Instansi lain yang terkait seperti KONI, Dispora dan instansi terkait dalam membina olahraga dayung.

Pemerintah provinsi Kalteng, kabupaten/kota agar Olahraga dayung ini tetap dijadikan super prioritas dalam pembinaan olahraga. PB PODSI melihat bahwa cabang ini bukan hanya dapat mengangkat harkat dan martabat Kontingen Kalteng, tetapi juga dapat menjadi penyumbang atlet untuk kontingen Indonesia di Forum Internasional seperti pada masa jayanya dayung Kalteng.  yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas