2 Jam, Satgas Jaring Ratusan Pelanggar Tidak Gunakan Masker

  • Whatsapp
2 Jam, Satgas Jaring Ratusan Pelanggar Tidak Gunakan Masker
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan/com – Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Senin (14/9) mulai menerapkan penindakan atas terbitnya Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi di kota setempat.

Usai apel gabungan di Halaman Balai Kota, Tim Satgas yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya Hj Umi Mastikah langsung menuju kawasan Pasar Besar sebagai titik lokasi pertama untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran protokol kesehatan perseorangan.

Tepat pukul 09.00 WIB, tim satgas yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD dan pihak relawan menyisir sekitaran Jalan Halmahera dan Jalan Jawa untuk menindak masyarakat yang beraktivitas tanpa menggunakan masker.

Dalam beberapa menit saja, puluhan masyarakat yang tak mentaati Perwali digiring untuk didata oleh Satpol PP, yang mana selanjutnya akan dikenakan sanksi berupa kerja sosial menyapu jalan ataupun denda Rp 100 Ribu. Mereka yang terjaring razia, hanya berpasrah saat digiring tim satgas untuk didata. Tak ada perlawanan, hanya sedikit perdebatan dari mereka yang merasa tidak melanggar protokol kesehatan.

“Dalam dua jam, dari jam 09.00-11.00 WIB telah terjaring 150 orang yang kedapatan melanggar protokol kesehatan sebagaimana yang tercantum dalam Perwali Nomor 26/2020. Pria dan wanita, remaja hingga lansia yang melanggar telah didata. Mayoritas mereka mendapatkan sanksi sosial menyapu jalan, hanya beberapa saja yang menerima sanksi denda Rp 100 Ribu,” ungkap Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, Senin (14/9).

Menurut Emi, kriteria pelanggar protokol kesehatan yang mendapatkan sanksi adalah mereka yang benar-benar tidak memakai masker ataupun memakai masker tidak sesuai kaidahnya, yakni menggunakan masker di dagu dan tak menutup mulut dan hidung.

“Mereka semua yang kedapatan melanggar, sebenarnya sudah tahu akan adanya Perwali dan sanksi. Sosialisasi sudah dilakukan. Mereka hanya beralasan lupa membawa masker. Selanjutnya, kami akan terus melakukan razia protokol kesehatan setiap harinya untuk meningkatkan kedisplinan masyarakat,” pungkasnya. rgb

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas