Generasi Milenial Dukung Ben-Ujang

  • Whatsapp
Generasi Milenial Dukung Ben-Ujang
DEKLARASI- Pasangan Ben Brahim Sion Bahat-Ujang Iskandar (Ben-Ujang) saat menghadiri Konsolidasi dan Deklarasi Relawan Berjuang, Minggu (13/9). TABENGAN/DEDDY
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com- Ratusan pemuda dan pemudi yang tergabung dalam Relawan Berjuang berkumpul di Kalawa Boulevard Convention Hall, Minggu (13/9), untuk menghadiri Konsolidasi dan Deklarasi Relawan Berjuang.

Generasi masa kini yang dikenal dengan sebutan generasi milenial ini, menyatakan dukungan untuk pasangan bakal calon (bacalon) Ben Brahim Sion Bahat-Ujang Iskandar (Ben-Ujang) yang akan ambil bagian dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalteng.

Ben-Ujang hadir pada kegiatan tersebut layaknya anak muda, menggunakan baju yang putih dilapis dengan jaket berwarna biru dan celana berwarna biru, serta sepatu kets warna hitam. Termasuk menggunakan masker sebagai bentuk dukungan atas penerapan protokol kesehatan. Relawan yang hadir berasal dari 13 kabupaten dan 1 kota, memenuhi kawasan Kalawa Boulevard Convention Hall.

Penerapan protokol yang sangat ketat, membuat sejumlah relawan harus rela mengikuti acara di luar gedung, mengingat jumlah peserta dibatasi untuk bisa masuk dalam gedung. Konsolidasi dan Deklarasi Relawan Berjuang merupakan agenda Ben-Ujang secara resmi pasca-mendaftar di KPU Kalteng sebagai bacalon pasangan Gubernur dan Wagub Kalteng.

Ben Brahim menceritakan, dirinya lahir dari anak petani dan mencicipi berbagai pekerjaan kasar, namun mampu mendapatkan kesempatan untuk menempuh kuliah di luar Kalteng, dan lulus dengan predikat cum laude. Artinya, generasi muda Kalteng tidak kalah pintar dan cerdas dari generasi muda yang ada diluar.

“Kepemimpinan Ben-Ujang, keterlibatan generasi milenial mendapatkan tempat yang sama dalam mendukung pembangunan. Generasi milenial Kalteng yang ada di luar, akan dipanggil untuk dapat bersama-sama Ben-Ujang dalam membuat Kalteng lebih maju dan dikenal dunia. Generasi milenial adalah generasi hebat dengan potensi besar dalam berkontribusi dalam pembangunan,” kata Ben Brahim dalam sambutannya.

Ada banyak program yang disiapkan, kata Ben Brahim, pada masa kepemimpinan Ben-Ujang nantinya. Kalteng merupakan salah satu provinsi yang memiliki kekayaan alam melimpah, namun hal tersebut tidak berimbang dengan tingkat kesejahteraan masyarakat, perputaran roda perekonomian hingga pemerataan pembangunan infrastruktur.

Ketidakseimbangan pemerataan infrastruktur tentunya berdampak ke sejumlah sektor, khususnya perekonomian masyarakat. Hal ini mengingat akses yang kurang memadai untuk menuju sejumlah wilayah, sehingga nilai jual barang dan jasa tidak berimbang dengan daya beli masyarakat. Pasangan Ben-Ujang berkomitmen untuk melaksanakan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok, termasuk akses perekonomian seperti infrastruktur jalan, jembatan hingga pelabuhan.

Sementara itu, bacalon Wagub Kalteng Ujang Iskandar menyampaikan, anak muda harus mendapatkan ruang yang luas untuk pengembangan kreativitas yang dimiliki. Ben-Ujang memiliki program inkubasi UMKM senilai Rp50 miliar. Dana ini dipergunakan untuk permodalan, bimbingan, dan pemasaran hasil produksi UMKM.

“Ben-Ujang juga mempersiapkan beasiswa pendidikan tinggi per tahun, baik yang ada di dalam maupun luar negeri. Beasiswa ini bagian dari visi besar menyiapkan generasi emas Kalteng, sehingga mampu bersaing baik tingkat nasional, maupun internasional. Beasiswa yang diberikan ini, komitmen Ben-Ujang bahwa generasi muda Kalteng harus sekolah minimal sampai S1,” kata Ujang.

Terakhir, kata Ujang, Ben-Ujang akan melakukan kerja sama dengan pihak swasta. Kerja sama yang dilakukan ini akan menciptakan lapangan kerja sebanyak 50 ribu lapangan kerja. Jangan sampai anak-anak muda Kalteng menganggur. Kekayaan alam yang dimiliki harus mampu dimaksimalkan untuk memberikan kesejahteraan penuh bagi masyarakat. ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas