Dinkes Waspadai Sejumlah Kasus Kesehatan

  • Whatsapp
Dinkes Waspadai Sejumlah Kasus Kesehatan
dr Suyuti Syamsul
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com-Angka kematian Ibu dan Anak di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), masih ada. Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng mengakui adanya penurunan fokus dalam pengawasan karena semua konsentrasi terhadap penanganan wabah Virus Corona (Covid-19).
“Fokus kami saat ini bagaimana menyelamatkan ibu dan anak, yang mengalami penurunan konsentrasi karena hampir semua fokus kami ke penanganan dan pencegahan Covid-19,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsul, Selasa (8/9).
Selain itu, kata dr Suyuti, karena ada batasan pengumpulan massa, hampir semua kegiatan Posyandu juga dibatasi. Namun sekarang ini fokus kembali menggalakkan Posyandu, supaya Indeks Kesehatan Masyarakat (IKM) tidak ikut menurun karena Covid-19.
Dinkes Provinsi Kalteng melakukan beberapa kali koordinasi dengan kabupaten/kota untuk kembali menggiatkan imunisasi dan tetap memaksimalkan pelayanan ibu dan anak. Selanjutnya bagaimana tetap memaksimalkan pelayanan dengan batasan protokol kesehatan yang ketat.
“Ini yang kami dorong, sehingga mudah-mudahan angka kematian ibu, angka kematian anak tidak ikut naik. Posyandu juga kembali dilaksanakan, tentunya dengan perhatikan protokol kesehatan,” imbuh Suyuti.
Sementara itu, penyakit lain yang perlu diwaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD), untungnya saat ini berdasarkan laporan hasil surveilans data laporan mingguan, tidak ada tren kenaikan yang signifikan. Begitu juga dengan penyakit lainnya belum ada tanda-tanda kenaikan kasus. Kemudian kalau ada kebakaran hutan, Dinkes juga waspadai ISPA, tetapi untuk saat ini masih ada hujan sehingga masih aman dari kebakaran hutan dan lahan.
Selain mewaspadai penyakit, Suyuti juga menghimbau karena rangkaian Pilkada ini masih dalam keadaan pandemi, tentu banyak pengumpulan masa, maka semua pihak untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sampai dengan saat ini belum ada satupun bukti yang menyatakan, selain mentaati protokol kesehatan belum ada cara lain untuk menghindari penularan Covid 19.
“Memang cara yang paling efektif itukan isolasi atau karantina, tapikan dari sisi ekonomi dan aktivitas sehari- hari tidak mungkin lakukan itu, makanya kami mengambil jalan tengah dengan harapan semua pihak mentaati protokol kesehatan,” kata Suyuti.
Menurut Suyuti, beberapa hari terakhir ini angka kesembuhan cukup bagus. Dari kasus kesembuhan patut berbangga karena Kalteng urutan ke 7 nasional terbaik dari sisi kesembuhan. Tetapi penambahan kasus positif juga bertambah kurang lebih 100 orang, namun semuanya kasus impor, kemungkinan berasal dari yang baru pulang mengikuti pendidikan atau baru datang ke Palangka Raya. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas