BPBD Lamandau Perkirakan Ratusan Rumah Warga Terdampak Banjir

  • Whatsapp
BPBD Lamandau Perkirakan Ratusan Rumah Warga Terdampak Banjir
Perumahan warga di Desa Kina, Kecamatan Batang Kawa terendam banjir. ISTIMEWA
iklan atas

NANGA BULIK/tabengan.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau terus memantau kondisi banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Batang Kawa dan Kecamatan Belantikan Raya.

Terlebih, banjir kali ini diperkirakan lebih besar dari banjir yang terjadi dua bulan lalu. Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Lamandau, Edison Dewel, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/9).

“Sejak dua hari lalu, kita sudah turunkan tim untuk memantau kondisi banjir,” ungkapnya.

Dirinya menyebut, berdasarkan laporan dari tim di lapangan, di wilayah Kecamatan Batang Kawa hingga Senin siang, setidaknya ada 6 desa yang sudah terdampak banjir, diantara adalah Desa Liku, Mangkalang, Kinipan, Karang Mas, Kina dan Jemuat.

“Kita masih terus pantau. Kemungkinan air akan turun ke sejumlah desa yang berada di bawahnya seperti Batu Tambun, dan juga Sungai Tuat serta Tanjung Beringin,” ujar orang yang juga sebagai Komandan Satgas Tanggap Darurat Banjir Kabupaten Lamandau ini.

Saat ditanya terkait jumlah warga yang terdampak banjir, Edison belum bisa memastikan. Namun jika dilihat jumlah penduduk yang bertempat tinggal di desa-desa terdampak banjir, maka bisa mencapai ratusan Kepala Keluarga (KK).

“Tadi malam untuk Desa Mangkalang terdata sudah ada 15 KK yang rumahnya terendam banjir. Dan diperkirakan untuk Desa Kina ada 100 KK lebih. Kemudian Desa Karang Mas, 60 KK dan Desa Jemuat sekitar 50 KK,” jelasnya.

Kondisi banjir yang melanda wilayah Kecamatan Batang Kawa dan Belantikan Raya kali ini juga telah tersebar di media sosial facebook. Karenanya, menyikapi kekhawatiran warga, khususnya yang ada di Kecamatan Bulik, Edison mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik.

“Kepada masyarakat, jangan panik. Namun demikian harus tetap waspada. Jangan melakukan aktivitas di sungai. Dari alat ukur yang ada di Dermaga Batu Bisa, Tinggi Muka Air (TMA) hingga tadi pagi berada di posisi 540 cm, atau masih dalam status aman. TMA hari ini mengalami penaikan 15 cm dari hari sebelumnya,” jelasnya. c-kar

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas