Covid-19 Melanda Kalteng, Pesanan Peti Jenazah Meningkat

  • Whatsapp
Covid-19 Melanda Kalteng, Pesanan Peti Jenazah Meningkat
PETI JENAZAH- Beberapa peti jenazah dan peti jenazah khusus korban Covid-19 yang dilapisi aluminium foil. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com- Jenis usaha satu ini memang cukup unik. Namun, sekalipun demikian, tanpa dipungkiri sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Jenis usaha itu adalah pembuatan peti jenazah dan pelayanan duka.

Adalah Yosy atau biasa dipanggil Uci yang telah menggeluti bidang usaha satu ini sejak 6 tahun lalu, dengan nama Tabitha. Usaha pembuatan Peti Mati dan Pelayanan Duka Tabitha beralamat di Jalan Kinibalu, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, No Pemesanan 0852 5274 5657

Uci mengaku pada saat Covid-19 mulai memakan korban, jumlah permintaan meningkat. Hampir setiap hari ada permintaan dari pihak rumah sakit yang terdapat pasien terkonfirmasi Covid-19 dan meninggal dunia.

“Bulan kemarin hampir tiap hari ada permintaan, mungkin ada sekitar 100 totalnya. Lupa karena tidak kuhitung. Yang jelas semua rumah sakit di Palangka Raya minta disediakan. Kalau sekarang karena pasien Covid dapat dikatakan berkurang, seminggu cuma minta 3 peti,” bebernya kepada Tabengan, Jumat (4/9).

Yosy menambahkan, semua pembiayaan ditanggung oleh pihak pemerintah. “Dibayar pemerintah per 1 minggu. Pemerintah bayar sampai proses dikuburnya,” katanya lagi.

Uci juga mengatakan, peti jenazah korban Covid-19 dibuatnya berbeda dari peti jenazah pada umumnya. Pasalnya, peti tersebut dilapisi dengan aluminium foil.

“Untuk korban Covid, peti dilapisi dengan aluminium foil. Peti Covid dari Rp2.000.000-Rp2.500.000. Tetapi kadang keluarga duka minta yang bagus dari bahan ulin, jadi sisanya dibayar keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, kalau pemakaman pagi beda harga dengan malam. Sebab, malam pakai genset, kisaran Rp2.500.00-Rp3.000.000.

Kendati sudah melakukan usaha selama 6 tahun, Uci juga mengaku mengalami beberapa kendala, antara lain dalam pendanaan.

“Prinsip sabar, kalau laku petinya untuk beli kayu, bayar tukang dan beli perlengkapan. Gitu-gitu aja, mau pinjam bank takut tidak sanggup kembalikan,” ungkapnya, seraya mengatakan khusus keluarga yang kurang mampu bisa dikasih gratis. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas