BLT Tahap II Pemprov Kalteng Segera Disalurkan

  • Whatsapp
BLT Tahap II Pemprov Kalteng Segera Disalurkan
Rian Tangkudung
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com– Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 akan segera disalurkan. Jika tak ada aral, rencananya disalurkan September ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng dr Rian Tangkudung menyampaikan, data penerima bantuan tahap II sudah masuk dari daerah ke provinsi dan dikembalikan lagi ke daerah masing-masig untuk memilah dan verifikasi, sehingga tiada lagi orang yang dobel mendapatkan bantuan.

“Jumlah semua yang tahap II ini sebanyak 112 ribu, dan kami perkirakan penyalurannya sampai 62 persen. Kami berharap tidak ada tumpang tindih,” kata Rian, di Palangka Raya, Rabu (2/9).

Pada penyaluran tahap pertama sebanyak 63.870 KK dan penyerapannya mencapai 87 persen. Sebagian masyarakat tidak mengambil bantuan tersebut karena kemunginan merasa tidak berharap menerimanya. Ada juga pekerja yang awalnya kena dampak dan namanya terdaftar dalam penerima bantuan, namun tidak mengambil karena sudah kembali aktif bekerja. Misalnya, karyawan perhotelan yang sempat dirumahkan sudah dipanggil bekerja lagi.

“Jadi bantuan ini untuk mereka yang terdampak terhadap pekerjaannya, tapi pada waktu mau pembagian bantuan, dia sudah tidak terdampak lagi karena sudah bekerja kembali. Jadi jujur orangnya, dan anggaran yang tersisa dikembalikan lagi ke kas,” ujar Rian.

Sementara, secara nasional penyaluran bantuan sosial di Provinsi Kalteng ternyata masih rendah, urutan 3 terbawah dengan penyaluran baru mencapai 3,3 persen. Menurut Rian, kemungkinan karena bansos tahap pertama dari APBD Pemprov Kalteng bersifat tunai dan disalurkan oleh Bank Kalteng mulai 22 Mei-20 Agustus 2020.

Bank Kalteng baru akan melaporkan realisasi penyaluran bansos tunai ini beberapa hari setelah batas waktu habis pada 20 Agustus, sekaligus mentransfer pengembalian sisa dana bansos yang tidak terserap. Pada saat itulah baru kelihatan sekaligus berapa riilnya anggaran bansos tahap pertama yang terserap. Kalau ada provinsi lain yang persentase serapan bansosnya tinggi, mungkin karena bansosnya berupa sembako. Kalau sembako, sejak awal anggaran langsung terserap. yml

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas