Paslon Bupati-Wakil Bupati Kotim akan Jalani Tes Narkoba

  • Whatsapp
Paslon Bupati-Wakil Bupati Kotim akan Jalani Tes Narkoba
Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap calon bupati dan wakil bupati yang menjadi peserta pemilu kepala daerah. Untuk pemeriksaan kesehatan ini KPU akan mengadakannya di dua tempat yakni di Sampit dan Palangka Raya.

Ketua KPU Kotim Siti Fathonah Purnaningsih mengatakan, terkait pemeriksaan kesehatan pihaknya bekerjasama dengan  Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah untuk pemeriksaan bebas narkoba .

“Untuk pemeriksaan bebas narkotika akan dilakukan oleh BNNP Kalteng di Palangka Raya. Untuk jadwalnya akan kami informasikan kembali. Sementara untuk pemeriksaan kesehatan lain dilaksanakan di Rumah Sakit dr Murjani Sampit,” tuturnya Senin (31/8).

Menurut Siti, KPU sengaja menggandeng BNNP Kalteng untuk pemeriksaan bebas narkoba karena sesuai dengan kompetensi institusi tersebut. Harapannya agar masyarakat yakin bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan secara profesional dan sesuai aturan.

Selain dengan BNNP Kalteng, KPU juga menggandeng pihak lainnya, seperti IDI Kotim, HIMPSI Kalteng sesuai bidang masing-masing dalam mendukung pelaksanaan tahapan pilkada 9 Desember 2020 nantinya.

Siti  menjelaskan, pemeriksaan kesehatan bakal calon bupati dan wakil presiden dilaksanakan pada 4 hingga 11 September yang hasilnya diumumkan 12 September.  “Peserta juga akan di tes swab. Kalau positif Covid-19 maka akan ada perlakuan khusus, tapi tetap masih bisa mengikuti tahapan pilkada karena itu tidak menggugurkan mereka,” jelasnya.

Sementara untuk pendaftaran pasangan calon peserta pilkada dilaksanakan pada 4 hingga 6 September. Saat pendaftaran, jumlah pengurus partai politik dan tim suksesnya akan dibatasi sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.Selanjutnya, masa kampanye dilaksanakan pada 26 September sampai 5 Desember dengan mengedepankan protokol kesehatan. Setelah itu memasuki masa tenang selama tiga hari, kemudian pemungutan suara pada 9 Desember.

“Untuk pembatasan massa saat pendaftaran akan kami informasikan lebih lanjut baik ke parpol pengusung dan pihak lainnya,” tandasnya.  c-may

 

 

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas