Tim Satgas Karhutla Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Pangkalan Bungur

  • Whatsapp
Tim Satgas Karhutla Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan di Pangkalan Bungur
Tim Gabungan Berjibaku memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Pangkalan Bungur Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan, Senin (31/8) sore. YULIANTINI
iklan atas

PANGKALAN BUN/tabengan.com- Tim Satgas Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (31/8), berjibaku melakukan pemadaman terhadap lahan yang terbakar di lokasi Pangkalan Bungur, Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan. Tim menemukan kendala kesulitan mendapatkan sumber air.

Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol ARH Drajat Tri Putro selaku Wakil Ketua Tim Satgas mengatakan, kegiatan pemadaman api di Pangkalan Bungur dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta Koramil 01 Arut Selatan. Dalam kegiatan itu di komandoi langsung oleh Danramil 1014 – 01/Arut Selatan Lettu Inf Faturrahman.

“Tim kesulitan melakukan pemadaman karena akses menuju titik api sangat sulit, di mana kondisi jalan yang berlumpur dan harus dilanjutkan lagi dengan naik perahu, serta dipenuhi semak belukar dan lahan gambut. Namun, semangat tim gabungan yang terdiri dari TNI, BPBD, dan MPA yang dikomandoi Koramil 01/Arut Selatan tetap berupaya keras untuk memadamkan kebakaran lahan tersebut,” kata Drajat, Selasa (1/9).

Menurutnya, titik terjadinya kebakaran lahan tersebut terletak pada satu hamparan dengan jarak tempuh ke lokasi Karhutla dari Markas Koramil 04 sekitar 28 Kilometer.

“Tim pun bekerja keras sebab angin kencang mengakibatkan berubah rubah arah, sementara pasokan sumber air sangat sulit didapat, namun demikian tim gabungan terus berupaya memadamkan api yang berlokasi yang lahannya jenis gambut ditambah lagi lahan yang terbakar berupa semak belukar kering sehingga sulit untuk dipadamkan,” ujar Dandim.

Penyebab kebakaran di lahan tersebut masih belum diketahui, tetapi titik api terdeteksi oleh Satelit Lapan Tera pada Senin, 31 Agustus 2020.

“Kami harapkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apapun, dan masyarakat juga harus mengetahui ada sanksi berat bagi yang melanggarnya, sebab bila sudah terjadi tentunya akan merugikan semua aspek kehidupan,” tegas Dandim. c-uli

iklan atas

Pos terkait

iklan atas