Uang Hasil Penggelapan Digunakan untuk Gaya Hidup

  • Whatsapp
Uang Hasil Penggelapan Digunakan untuk Gaya Hidup
Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat menunjukan barang bukti penggelapan yang dilakukan YS, saat ekspos, Senin (31/8). ARBIT SAFARI
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com- Oknum karyawan Trio Motor Sampit yang ditangkap polisi karena menggelapkan uang untuk mengurus STNK kendaraan bermotor sebesar Rp1,9 miliar yaitu YS, menghabiskan uang yang digelapkannya untuk memenuhi gaya hidupnya. Tersangka sendiri masih berstatus bujangan atau belum menikah.

“Uangnya sempat digunakan untuk jalan-jalan ke luar negeri yaitu ke Singapura, kalau ke Eropa tidak, ke Singapura saja. Ada juga untuk membeli barang-barang,” ungkap YS saat ditanya Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin.

YS mengungkapkan, sebetulnya dia mulai menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadinya sudah dilakukan sejak 4 tahun.

“Sudah sejak empat tahun lalu, sistemnya gali lubang tutup lubang gitu. Memang ada pelanggan yang sempat tanya STNK karena lama tidak keluar, saya bilang blangkonya lagi habis, setelah itu cepat saya urus,” jelasnya.

Saat ditanya apakah ada kekhawatiran jika perbuatannya itu suatu saat akan terungkap, YS mengatakan bahwa dia sempat memikirkannya. Kekhawatirannya itu akhirnya menjadi kenyataan, setelah adanya keluhan dari pelanggan terkait dengan STNK kendaraan bermotor, dan kejahatannya akhirnya terbongkar.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin mengungkapkan, pihaknya akan menelusuri digunakan untuk apa saja uang yang digelapkan oleh YS tersebut, termasuk aset-aset yang dibeli dari uang hasil penggelapan ini. “Saat ini yang bersangkutan kita jerat dengan pasal penggelapan. Untuk pemalsuan dokumen belum, kita fokus dulu pada penggelapan dalam jabatannya,” terang Kapolres.

Atas perbuatannya, YS dijerat dengan Pasal 374 KUHP junto Pasal 64 ayat (1), dengan ancaman hukuman kurungan penjara 7 tahun. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas