Gelapkan Rp1,9 M, Karyawan Trio Motor Ditangkap  

  • Whatsapp
Gelapkan Rp1,9 M, Karyawan Trio Motor Ditangkap  
DITANGKAP- Oknum karyawan CV Trio Motor Sampit ditangkap polisi karena menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp1,9 miliar. TABENGAN/ARBIT SAFARI
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com- Satuan Reserse Kriminal Polres Kotawaringin Timur meringkus YS, oknum karyawan CV Trio Motor Sampit karena menggelapkan uang perusahaan sekitar Rp1,9 miliar. Aksi penggelapan ini sudah berlangsung cukup lama, dan baru terungkap setelah banyak keluhan dari pelanggan CV Trio Motor.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin mengungkapkan, tersangka di CV Trio Motor menjabat sebagai Person In Charge (PIC) yang bertugas mengurus surat-surat kendaraan bermotor ke Kantor Samsat di Kotim dan Seruyan. Pelaku mulai melancarkan aksinya sejak Desember 2019 hingga 5 Agustus 2020.

“Dari pihak dealer sudah mengeluarkan biaya pembayaran pajak, bea balik nama dan lain sebagainya kepada yang bersangkutan, termasuk juga uang honor yang bersangkutan untuk mengurus surat-surat kendaraan bermotor ini. Namun, ada 872 kendaraan yang tidak diuruskan ke Samsat,” terang Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kasatreskrim AKP Zaldy Kurniawan, saat ekspos pengungkapan kasus, Senin (31/8).

Tersangka, jelas Kapolres, mengambil uang dari perusahaan yang seharusnya digunakan untuk mendaftarkan kendaraan bermotor baru ke Samsat Kotim dan Seruyan.

“Untuk mengelabui konsumen dan sistem di perusahaan, karena di Honda ini ada sistem di Kampung Honda yang mengharuskan masing-masing dealer untuk meng-upload bukti bahwa kendaraan tersebut sudah didaftarkan di Samsat, tersangka membuat notice (pemberitahuan) palsu yang di-upload di sistem Kampung Honda,” jelas Kapolres.

Setelah diperiksa, lanjut Kapolres, ternyata nomor rangka kendaraan yang ada di-notice palsu yang dibuat tersangka tidak terdaftar di Samsat.

Terungkapnya kasus ini, lanjut Kapolres, setelah konsumen mengeluh karena surat kendaraan yang dibelinya tidak kunjung selesai. Kemudian dicek di sistem CV Trio Motor, ternyata dinyatakan bahwa surat kendaraan itu sudah diurus, namun belum keluar.

Kemudian pihak CV Trio Motor melakukan pengecekan ke Samsat, ternyata terungkap kendaraan tersebut belum didaftarkan. “Padahal di sistem mereka kendaraan tersebut keterangannya sudah didaftarkan. Di sinilah terungkap bahwa tersangka menggelapkan uang perusahaan,” beber Kapolres.

Setelah dilaporkan ke polisi, tersangka akhirnya ditangkap pekan lalu. Polisi juga mengamankan barang bukti antara lain  66 lembar kuitansi beserta daftar permohonan pengurusan STNK, 2 lembar hasil audit atau rangkuman hasil pengecekan berkas STNK dari CV Trio Motor Sampit. Kemudian SK pengangkatan jabatan tersangka dan slip gaji.

Juga diamankan satu berkas surat keterangan dari Samsat Kotim berupa daftar STNK kendaraan bermotor yang diajukan oleh CV Trio Motor yang belum didaftarkan sebanyak 872 berkas. Barbuk lainnya yang diamankan adalah laptop.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat yang merasa sudah membeli motor, namun surat-suratnya belum jadi, agar langsung menghubungi CV Trio Motor atau Samsat Kotim untuk memastikan, apakah kendaraannya sudah terdaftar atau belum.

“Kami masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini, tidak menutup kemungkinan masih ada kendaraan-kendaraan lain yang sudah dikeluarkan biayanya, namun belum diurus oleh yang bersangkutan,” tandasnya. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas