BKSDA Selamatkan Anak Orangutan

  • Whatsapp
BKSDA Selamatkan Anak Orangutan
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit kembali melakukan rescue anak orangutan yang dipelihara oleh warga di Desa Simpur Kecamatan Kotabesi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (30/8) siang. Orangutan tersebut berjenis kelamin jantan, berumur sekitar 4 tahun dan kondisi tampak sehat.

Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah mengungkapkan, kegiatan penyelamatan anak orangutan tersebut bermula pada hari Jumat (26/8) pada pukul 17.00 WIB, BKSDA Pos Sampit mendapat informasi dan foto dari warga tentang pemeliharaan orangutan di Desa Simpur, Kecamatan Kotabesi.

“Dari informasi tersebut kemudian diilakukan penelusuran informasi dengan menghubungi pihak Kecamatan Kotabesi, perangkat Desa Simpur dan mencari tahu akses menuju desa,” terang Muriansyah, Senin (31/8).

Setelah dipastikan info benar, lanjutnya, pada hari Minggu (30/8) petugas menuju Desa Simpur. Setibanya di desa, petugas langsung menuju rumah pemelihara orangutan. Dari keterangan warga yang memelihara yaitu ibu Ala (80), anak orangutan tersebut ditemukan anaknya tiga bulan yg lalu di hutan belakang desa saat mencari kayu. Anak orangutan itu kemudian di bawa ke desa dan dirawat.

“Saat diamankan petugas, kondisi orangutan cukup memprihatinkan. Yaitu diikat di bagian leher dan tanpa ada tempat untuk berteduh dari panas atau hujan,” tandasnya.

Sebelum kembali ke kota Sampit, petugas memberikan penjelasan kepada warga tentang dampak negatif memelihara orangutan. “Ditinjau dari segi kesehatan, bisa menularkan penyakit hepatitis, asma, cacingan dan lainnya. Kemudian ditinjau dari perilaku, saat masa birahi atau dewasa, bisa menyerang dan melukai orang yang merawatnya,” tambahnya.

BKSDA Pos Sampit, tambah Muriansyah, mengucapkan terima kasih kepada perangkat Desa Simpur Kecamatan Kotabesi yang sudah membantu dan memfasilitasi kegiatan serah terima satwa liar yang dilindungi UU. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas