Tersinggung, Markus Bunuh Daniel

  • Whatsapp
Tersinggung, Markus Bunuh Daniel
TERSANGKA – Markus K Silaen, tersangka pembunuhan terhadap Daniel, saat diamankan di Mapolres Pulang Pisau.ISTIMEWA
iklan atas

PULANG PISAU/tabengan.com – Markus Kristian Silaen (20), warga Pangkalan Brandan Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara, yang tega menghabisi rekan kerjanya, Daniel Seran (24), warga Leowalu Tas RT 008 /004 Desa Leowalu, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, NTT, telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menjerat Markus dengan Pasal 351 ayat (3) KUHPidana tentang Penganiayaan yang menyebabkan matinya orang, dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu 26 Agustus 2020 sekitar pukul 15.00 WIB di areal kebun kelapa sawit Jalan PT GIJ (Graha Inti Jaya), Desa Hanjak Maju, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Hanya karena tersangka tidak terima atas ucapan korban, tersangka merasa tersinggung lalu menghabisi nyawa rekannya.

Markus menikam Daniel dengan dodos, alat panen sawit. Markus juga menyerang Vasco De Araujo (33), rekan Daniel. Vasco, warga Fatubesi RT III RW I Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Propinsi NTT, mengalami luka tusuk di bagian lengan.

Kejadian tersebut dilaporkan oleh Ahmad Holidin (53), warga Jalan Tingang Menteng Nomor 52, RT 01, Kelurahan Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir. Kronologis kejadian, pada saat pelapor sedang mengawasi karyawan bekerja memanen sawit di kebun, tiba–tiba pelapor mendengar ada teriakan yang berjarak sekitar kurang lebih 50 meter dari posisi pelapor.
Kemudian pelapor lari menuju ke arah sumber suara dan saat itu terdengar teriakan “Pak Udin Tolong Pak Udin”. Saat tiba di lokasi, pelapor melihat korban Daniel dalam posisi tertelungkup dan rekan korban Vasco dalam kondisi terluka. Vasco mengalami luka pada bagian lengan sebelah kiri. Saat itu pelapor menanyakan kepada Vasco, ada kejadian apa? Diceritakan Vasco, tersangka Markus mengamuk dan menyerang korban dengan cara menusukan tojok (Alat Tusuk Buah Sawit) dan mengenai bagian punggung dan juga menyerang Vasco yang mengakibatkan luka tusuk pada bagian lengan kiri.

“Pada saat pelapor datang melihat tersangka yang langsung melarikan diri, selanjutnya pelapor menghubungi petugas kepolisian kemudian korban dievakuasi oleh petugas kepolisian ke RSUD Pulang Pisau. Korban meninggal dunia di rumah sakit,” ujar Kapolres Pulpis AKBP Yuniar Ariefianto melalui Kasat Reskrim Iptu John Digul Manra, Jumat (28/08).

Selang dua jam, sekira pukul 17.00 WIB, Tim Resmob Polres Pulang Pisau berhasil mengamankan terlapor yang sebelumnya melarikan diri dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Terlapor diamankan saat sedang bersembunyi di kandang ayam milik warga yang berada di jalan PT GIJ Desa Hanjak Maju, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. Selanjutnya terlapor dibawa ke Polres Pulang Pisau untuk proses sidik lebih lanjut.

“Barang Bukti (BB) yang kita amankan, satu buah Tojok terbuat dari besi panjang kurang lebih 100 cm, satu lembar celana pendek jeans, dan satu lembar baju kaos tanpa lengan warna hitam,” beber John Digul. Tindakan yang telah dilaksanakan pihaknya dalam perkara tersebut, mendatangi TKP, melakukan olah TKP, evakuasi korban ke Rumah Sakit, memintakan Visume, melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melakukan penyidikan lebih lanjut. c-mye

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas