KPK RI Kawal Optimalisasi dan Pengelolaan Aset Pertamina di Bartim

  • Whatsapp
KPK RI Kawal Optimalisasi dan Pengelolaan Aset Pertamina di Bartim
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar bersama Sekda dan Kajati usai penandatanganan MoU bersama PT Pertamina. ISTIMEWA
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com– KPK RI sebagai motor pengambilalihan aset negara dari tangan pihak yang tidak berhak nyatanya berhasil menjadikan peristiwa Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)  tentang optimalisasi aset negara yang berada di tangan perusahaan negara  seperti PT Pertamina, sebagai tonggak bersejarah.

Bersejarah, karena momentum ini menandai keberhasilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menata dan mengembalikan aset negara dari pihak-pihak yang tidak berhak.

Pihak KPK yang diwakili Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Lili Pintauli Siregar, menyebut jika pihaknya menyambut baik langkah-langkah yang telah dilakukan untuk realisasi penandatangan nota kesepahaman ini. KPK akan terus mengawal pelaksanaannya setelah ini.

Diketahui, aset Pertamina (Persero) berupa jalan yang terletak di Desa Bentot Kecamatan Petangkep Tutui sampai dengan Desa Telang Baru, Kecamatan Paju Epat, dan juga landing site yang terletak di Sungai Patai Telang Baru, Kabupaten Barito Timur.

“Aset ini merupakan jalan khusus transportasi pengangkutan hasil pertambangan, perkebunan, dan pertanian di Barito Timur. Aset jalan sepanjang 60 Km bernilai setidaknya Rp 200 miliar,” katanya.

Dilanjutkan, pemanfaatan aset ini diharapkan dapat memberikan efek pengganda ekonomi dengan estimasi berkisar Rp5-7 triliun per tahunnya.

“Sehingga diharapkan dapat memulihkan perekonomian dan meningkatkan  kesejahteraanm Kalteng pasca-pandemi Covid-19,” harapnya. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas