Jelang Pilgub, 33 Ribu Warga Kota Belum Rekam KTP-el

  • Whatsapp
Jelang Pilgub, 33 Ribu Warga Kota Belum Rekam KTP-el
Afendie
iklan atas

PALANGKA RAYA- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya Afendie mengatakan, hingga kini belum terjadi lonjakan signifikan dari warga yang bermohon melakukan perekaman KTP-el, menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalteng serentak 2020.

Menurut Afendie, biasanya akan terjadi pelonjakan pengurusan tanda kependudukan ketika ada pengumuman penerimaan anggota Polri. Karena banyak warga yang usianya sudah mencapai 17 tahun ingin masuk dan mendaftar pada institusi tersebut.

“Masa terjadinya lonjakan perekaman KTP-el sejauh ini terjadi pada Bulan April hingga Juli 2020. Tercatat ada 388 warga yang melakukan pengurusan KTP-el untuk masuk kepolisian,” sebutnya, Rabu (26/8).

Sejauh ini, jelas Afendie, tidak ada kendala yang berarti dalam pelayanan perekaman KTP-el. Begitu ada warga melakukan proses perekaman, maka keesokan harinya sudah bisa langsung dicetak karena ketersediaan blangko KTP-el masih mencukupi.

“Kami sudah mengatur pola, ketika blangko e-KTP jumlahnya di bawah 1.000, maka langsung mengusulkan tambahan blangko ke pusat, sehingga tidak sempat kehabisan,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pengelolaan Data Disdukcapil Kota Palangka Raya Yusen menyebutkan, sebanyak 33.298 warga kota setempat belum melakukan perekaman KTP-el. Padahal, Kota Palangka Raya tidak lama lagi akan melaksanakan Pemilihan Gubernur Kalteng 2020.

Sedangkan jumlah penduduk Kota Palangka Raya saat ini, sambungnya, mencapai 270.130 jiwa. Artinya, dari jumlah tersebut, masyarakat wajib memiliki KTP-el berdasarkan data usia atau umur warga adalah sebanyak 192.756 penduduk.

“Nah, dari jumlah itu maka yang sudah melakukan perekaman KTP-el ada sebanyak 159.458. Artinya, ada 33.298 warga yang belum melakukan perekaman KTP-el,” kata Yusen. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas