Dukung Food Estate, Ketua DPRD: Tingkatkan Fasilitas Pelabuhan Bahaur

  • Whatsapp
Dukung Food Estate, Ketua DPRD: Tingkatkan Fasilitas Pelabuhan Bahaur
iklan atas

PALANGKA RAYA- Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Wiyatno mengatakan, sebagai bentuk dukungan terhadap Program Food Estate dari pemerintah pusat di Kalteng, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk terus meningkatkan fasilitas Pelabuhan Laut Bahaur yang terdapat di Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis).

Menurutnya, dalam reses masa persidangan II tahun sidang 2020, Senin (24/8), pihaknya bersama tim reses DPRD Kalteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) V langsung meninjau keberadaan pelabuhan tersebut. Hal itu dilakukan sebagai salah satu langkah persiapan menghadapi dan mendukung Program Food Estate yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pulpis dan Kapuas.

Dikatakan, keberadaan Pelabuhan Laut Bahaur itu, merupakan salah satu penunjang Program Food Estate di Bumi Tambun Bungai ini. Sebab itu, pemerintah perlu segera melakukan pembenahan dan peningkatan fasilitas, baik itu areal parkir, pergudangan, ruang tunggu penumpang dan berbagai fasilitas pendukung pelabuhan lainnya.

“Pelabuhan Bahaur ini pada akhirnya diharapkan menjadi tempat bongkar muat barang. Apakah alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk, obat-obatan dan lain-lain selain mobilitas penumpang dan barang. Dan, tentunya akan sangat menunjang Program Food Estate ke depannya,” kata Wiyatno melalui pesan WhatsApp kepada Tabengan, Selasa (25/8).

Dikatakan, Pelabuhan Bahaur harus benar-benar dibenahi dan siap beraktivitas dengan dimulainya kegiatan food estate. Terlebih kegiatan food estate merupakan kegiatan lintas sektor. Sebab itu, pihak PT Pelindo, Dinas Perhubungan dan Kementerian Perhubungan dapat melakukan upaya strategis dalam pembenahan pelabuhan itu guna peningkatan kapasitas penumpang dan angkutan.

Politisi dari PDI Perjuangan ini juga mengharapkan Bupati Pulpis agar lebih aktif melakukan upaya pendekatan dengan Kemenhub untuk mewujudkan hal itu. “Karena saya juga menginginkan, ke depan Pulpis bisa menjadi pusat niaga,” harapnya.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, meliputi Kapuas dan Pulpis ini juga mengharapkan, Gubernur Kalteng bersama bupati agar sering melakukan koordinasi dalam rangka meningkatkan kapasitas dan pembenahan pelabuhan itu. Karena pelabuhan tersebut bisa melayani 8 kabupaten/kota di Kalteng.

“Keberadaan Pelabuhan Bahaur ini akan jauh lebih potensial daripada Pelabuhan Laut Trisakti Banjarmasin, Kalsel. Ini akan menjadi salah satu pintu gerbang perekonomian di Kalteng, sehingga Kabupaten Pulpis dan sekitarnya tidak lagi ketergantungan pada pelabuhan laut provinsi lain. Terlebih Pelabuhan Bahaur sangat memiliki potensi untuk dikembangkan lagi,” tambah Wiyatno.

Dia juga mengaku sangat konsen terhadap peningkatan fasilitas dan kapasitas Pelabuhan Bahaur. Karena akan menjadi sentra perekonomian bagi Kabupaten Pulpis dan sekitarnya dari aktivitas bongkar muat barang dan angkutan penumpang.

Saat ini, pelabuhan tersebut memiliki dermaga sandar dengan panjang 85 meter, lebar 20 meter, kapasitas penumpang 350 sampai 500 orang. Sedangkan kapasitas untuk kendaraan campuran 40 sampai 50 unit.

Sementara untuk akses infrastruktur menuju pelabuhan, tidak ada masalah karena sudah beraspal dan hanya ada beberapa titik yang perlu peningkatan dan perawatan. Untuk itu, dia juga mengharapkan Kemenhub melakukan pembenahan Dermaga Feri Mintin-Anjir Sampit dan Pangkoh Hulu.

“Selain perlu pembenahan dermaga juga perlu adanya armada kapal feri yang memadai. Karena ke depan aktivitas di kawasan itu akan semakin meningkat seiring berjalannya kegiatan food estate,” pungkasnya. sgh

iklan atas

Pos terkait

iklan atas