Tragis! Seorang Anak Diduga Dianiaya Ibu Kandung dan Ayah Tiri

  • Whatsapp
Tragis! Seorang Anak Diduga Dianiaya Ibu Kandung dan Ayah Tiri
Anak perempuan berusia 5 tahun diduga mengalami kekerasan fisik dari ibu kandung dan ayah tiri. ISTIMEWA
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com- Warga Kota Sampit digegerkan dengan kasus seorang anak perempuan berusia sekitar 5 tahun yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh ibu kandung dan ayah tirinya. Tragisnya lagi, bocah yang dalam kondisi luka-luka tersebut kemudian ditelantarkan di pinggir Jalan Kopi Selatan, Kelurahan Ketapang Kecamatan MB Ketapang, Sampit, Minggu (23/8/2020). Video dan foto korban yang beredar di sosial media langsung menghebohkan warga Sampit.

Saat ditemukan warga kondisi anak tersebut sangat memprihatinkan. Banyak lebam di tubuhnya. Selain di alis kiri juga tampak bekas luka yanh mulai mengering. Tangan kirinya juga terlihat ada balutan perban. Namun anak tersebut masih dapat menceritakan kejadian yang menimpanya saat ditanya oleh warga.

Korban diduga sengaja ditinggal oleh sang ibu, di rumah seorang warga bernama Sri Hartini (41), yang berada di Jalan Kopi Selatan, Kecamatan Mentawa Batu Ketapang. “Anak tersebut diantar oleh perempuan, yang diakui oleh korban adalah ibunya. Saat itu perempuan tersebut menggunakan masker, sehingga tidak bisa saya kenali,” ujar Sri Hartati, kepada sejumlah wartawan, Minggu (23/8/2010).

Dari pengakuan korban, luka yang dideritanya di bagian wajah akibat ditampar oleh ayah tiri. Tidak hanya itu, tangan kiri korban juga patah akibat dipelintir oleh ibunya. Selain itu, bagian belakang tubuh korban juga mengalami memar yang sangat banyak. Diduga hal itu akibat dipukul oleh ibu dan ayah tirinya.

Akibat penganiayaan tersebut, korban terlihat sangat lemas. Bahkan saat diberi makan, dirinya mengaku tidak bisa menelan. Karena perutnya sakit, yang diakui korban akibat di injak oleh sang ibu.

Korban kemudian dibawa oleh LSM Lentera Kartini ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit. Korban masih dalam perawatan saat ini.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasatreskrim AKP Zaldy Kurniawan memgungkapkan, pihaknya sudah mendapatkan informasi terkait peristiwa tersebut dan sudah mengerahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. “Anggota kami sudah berada di rumah sakit,” tandasnya. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas