OJK Kalteng, Perbankan dan Pemprov Koordinasi Pinjaman UKM

  • Whatsapp
OJK Kalteng, Perbankan dan Pemprov Koordinasi Pinjaman UKM
TABENGAN/ISTIMEWA RAPAT-Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy bersama pimpinan BRI Palangka Raya dan Kadis Koperasi dan UKM saat rapat mengawal PEN, Selasa (18/8), di ruang rapat Kantor OJK Kalteng.
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dalam rangka mengawal implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kalteng serta Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Koordinasi ini terkait program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) berupa tambahan modal usaha kepada pelaku usaha mikro, di ruang rapat Kantor OJK Kalteng, Jalan RTA Milono, Selasa (18/8).

Pemimpin Cabang BRI Palangka Raya Setyo menyampaikan, pada pencairan tahap awal, BPUM diberikan satu kali dalam bentuk saldo rekening simpanan sebesar RP2.400.000. Dana BPUM di tahap awal tersebut diberikan kepada nasabah eksisting BRI sebanyak 25.950 rekening.

Dijelaskan pula oleh Setyo, pertemuan tersebut dalam rangka mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional dan membantu UMKM. BRI menginisiasi produk pinjaman lower mikro dengan konsep “KUR Super Mikro”.

Bunga yang diberikan sebesar 0 persen sampai degan 31 Desember 2020 (diberikan tambahan subsidi bunga KUR 6 persen sampai dengan 31 Desember 2020), dan 6 persen setelah 31 Desember 2020.

“Jangka waktu KMK: maksimal 3 tahun, dapat diperpanjang menjadi 4 tahun. KI: maksimal 5 tahun, dapat diperpanjang menjadi 7 tahun, dengan Grace Period sesuai penilaian Penyalur KUR,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalteng, Aty Mulyati menyampaikan kesiapannya dalam hal memberikan data-data terkait UMKM yang berpotensi mendapatkan pinjaman lower mikro dengan konsep “KUR Super Mikro” tersebut.

Sementara Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy menyatakan komitmennya dan bersinergi dalam upaya PEN. “OJK Provinsi Kalteng bersama dengan Pemprov serta Industri Jasa Keuangan akan senantiasa berkomitmen untuk bersinergi dalam menjaga sektor jasa keuangan dan mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional,” ujarnya. ist/dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas