Bawa Pupuk Diduga Palsu, 2 Pikap Diamankan

  • Whatsapp
Bawa Pupuk Diduga Palsu, 2 Pikap Diamankan
DIDUGA PALSU - Direktur Samapta Kombes Pol Susilo Wardono saat menunjukkan barang bukti pupul diduga palsu yang diamankan/TABENGAN-FERRY WAHYUDI
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Tiga pria asal Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), diamankan Direktorat Samapta Polda Kalteng, karena mengangkut pupuk tanpa dokumen resmi dan diduga palsu. Ketiganya, yakni Abdul Mukit, Deny Saputra dan Imam Samsudin, diamankan petugas saat melintas di Jalan Trans Kalimantan Mahir Mahar, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Selasa (18/8) malam.

Dari ketiganya diamankan dua mobil pikap bernopol S 8607 AD dikemudikan Abdul Mukit dan nopol W 8680 NR, yang disopiri Beny Saputra dan 59 sak pupuk NPK 1616. Saat ini ketiganya telah dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Kalteng.

Direktur Samapta Kombes Pol Susilo Wardono mengatakan diamankan dua unit pikap yang membawa pupuk tanpa dokumen lengkap berawal patroli cipta kondisi yang dilakukan. Saat ditelisik, pupuk yang diangkut ternyata terdapat perbedaan dari yang asli.

“Imam Samsudin bertugas sebagai buruh angkut. Sedangkan satu pria sebagai sales melarikan diri dan kini dalam pencarian,” tegasnya, Rabu (19/8).

Pupuk diketahui diangkut dari Kecamatan Parenggean, Kotim dan rencananya akan didistribusikan ke Kabupaten Kapuas. Satu sak pupuk dijual seharga Rp250 ribu dan sudah melaksanakan tiga kali pengangkutan.

“Memang tidak ada surat angkut pak. Sudah tiga kali ini, pupuk ini buat sawit,” terang salah satu sopir pikap. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas