Kapolda Targetkan Pasar Zero Covid-19

  • Whatsapp
Kapolda Targetkan Pasar Zero Covid-19
BAGI MASKER- Ketua Bhayangkari Polda Kalteng Nyonya Martha Dedi Prasetyo saat memberikan masker kepada pengendara motor/TABENGAN/FERRY WAHYUDI
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com- Kegiatan maskerisasi yaitu membagikan masker kepada masyarakat terus dilakukan jajaran Polda Kalteng. Kapolda pun menargetkan kompleks pasar, bebas atau zero dari Covid-19.

Hal ini disampaikan Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo di sela pembagian masker yang berlangsung di depan Mapolda, Selasa (18/8) pagi. Bersama Bhayangkari, Kapolda dan pejabat utama memberikan masker kepada setiap pengendara yang melintas.

“Sasarannya yang kami utamakan adalah pengguna jalan umum, setelah itu berikutnya di kompleks pasar. Target kami pasar harus zero Covid-19 atau tidak ada penyebaran lagi di sana. Karena pasar, dari data yang ada memiliki kerentanan yang tinggi,” ucap kapolda.

Disebutkan, tingkat kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker dan adaptasi kehidupan baru sudah cukup bagus. Hanya sedikit yang masih belum patuh.

Pada prinsipnya, dengan masyarakat disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari, khususnya penggunaaan masker, minimal 60 persen dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Harapan kita di Kalteng ini Covid-19 dikendalikan secara maksimal. Dan juga, dengan pendisiplinan protokol kesehatan masyarakat semakin sehat serta lebih produktif. Jadi kegiatan itu yang akan terus kami lakukan,” tegasnya.

Dedi menambahkan, pembagian masker, sosialisasi dan edukasi akan terus dilakukan. Sekaligus memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini kegiatan serentak. Polda Kalteng beserta Polres jajaran, untuk hari ini secara keseluruhan ada sekitar 3.000 masker yang dibagikan. Ini akan terus kami bagikan setiap saat,” urainya.

Ke depan, lanjutnya, Gubernur Kalteng akan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub), mulai dari sanksi administrasi, sanksi disiplin hingga sampai ada sanksi denda terkait penerapan protokol kesehatan. Itu semua dalam rangka agar masyarakat lebih sehat lagi.

“Semua sudah disiapkan di dalam pergub. Di lapangan nantinya, Satpol PP di depan dan TNI-Polri akan membantu penegakan hukum yang tertera di dalam peraturan tersebut. Untuk saat ini tingkat kesadarannya sekitar 70 persen, jadi sisanya tinggal digarap,” tutupnya. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas