Dua Pengedar Sabu di Parenggean Diringkus Polisi

  • Whatsapp
Dua Pengedar Sabu di Parenggean Diringkus Polisi
Dua orang tersangka narkoba saat ditangkap dengan barang bukti 12 paket sabu, Minggu (16/8/2020) di Parenggean. TABENGAN/ARBIT SAFARI
iklan atas

SAMPIT/TABENGAN.COM – Aparat Satnarkoba Polres Kotim kembali menangkap dua orang pengedar narkoba jenis sabu di Jalan Lesa RT 00 12 RW 003 Kelurahan Parenggean Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotim, Rabu (16/8/2020) sekitar pukul 16.30 WIB. Pelaku yang ditangkap Joni Priyogo (28) dan seorang perempuan, Merlin (24). Barang bukti yang diamankan 12 bungkus plastik ukuran besar diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor keseluruhan 5,21 gram.

Informasi yang dihimpum menyebutkan, petugas mendapatkan informasi bahwa kedua tersangka sering mengedarkan narkotika jenis sabu. Kemudian dilakukan penyelidikan, dan petugas mengamankan kedua tersangka yang sedang berada dirumah. Kemudian ditunjukan dilakukan penggeledahan di rumah tersebut dan ditemukan 8 bungkus plastik ukuran besar diduga narkoba jenis sabu di dalam kotak permen di dalam ban samping rumah. Kemudian 4 paket sabu ditemukan dalam remot TV.

Selain itu, ditemukan sebuah timbangan digital warna hitam, sepak plastik klip di dalam tas pinggang warna merah merek riders dan diakui milik tersangka Joni Priyogo. Kemudian dilanjutkan penggeledahan lagi dan ditemukan sebuah ponsel warna hitam merk Nokia warna hitam yang digunakan untuk transaksi sabu dan uang tunai Rp2 juta, hasil penjualan sabu yang diakui tersangka Merlin.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat dikonfirmasi Kasat Resnarkoba Polres Kotim Iptu Arasi mengungkapkan, berdasarkan keterangan tersangka Joni dan tersangka Merlin, bahwa yang bertugas untuk menjual sabu adalah Joni.

“Sedangkan yang mencarikan sabu dan menyimpan uang hasil penjualan sabu adalah Merlin,” terang Kasat Resnarkoba.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Kemudian kedua tersangka dan barang bukti yang ditemukan diamankan ke Polres Kotim untuk proses sidik lebih lanjut. “Kedua tersangka bukan pasangan suami istri,” tambah Kasatreskrim. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas