Pedagang Perabot Rumah Tangga Menjamur

  • Whatsapp
Pedagang Perabot Rumah Tangga Menjamur
Salah satu lokasi pedagang perabot rumah tangga, Jumat (14/8/2020). TABENGAN/DANIEL
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pedagang perabot rumah tangga menjamur di beberapa tempat di Kota Palangka Raya. Mereka beralasan, jika menyewa kios atau ruko di pasar, tidak mampu membayar sewanya.

Herry, salah satunya. Penjual perabot di Jalan Tjilik Riwut tersebut mengaku memilih untuk berjualan di sisi jalan agar bisa memberikan harga yang terjangkau bagi konsumen.

“Kalau di pasar tempat sempit, terbatas dan sewa mahal. Tapi kalau di pinggir jalan harga bisa miring. Sewa dengan yang punya tanah, murah,” bebernya saat dibincangi Tabengan, belum lama ini.

Herry mengaku, sebenarnya belum lama berdagang perabot rumah tangga. Karena sebelumnya Herry berdagang pakaian dengan cara keluar-masuk perkebunan.

“Dulu jualan pakaian. Covid-19 sampai ke Palangka Raya jadi berhenti, karena banyak orang orientasinya kebutuhan dapur. Daripada santai jadi jualan ini. Namanya juga perantau tinggal di barak pasti kurang diperhatikan jadi mau tidak mau jualan aja,” imbuhnya.

“Hari ini (Jumat) baru Rp500.000, biasa bisa Rp1.000.000,” imbuhnya.

Dikatakannya, dari omzet Rp1.000.000 dirinya mendapatkan komisi Rp150.000.

“Ya, hanya lewat saja, oleh untuk kebutuhan sehari-hari. Bukanya 24 jam,” imbuhnya lagi.

Harga perabot kisaran Rp20.000 hingga Rp175.000. dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas