Korban Sodomi Trauma Berat

  • Whatsapp
Korban Sodomi Trauma Berat
Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat menginterogasi AK (20) pelaku pencabulan balita di Antang Kalang. TABENGAN/ARBIT SAFARI
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Balita berusia 3 tahun yang menjadi korban pencabulan oleh AK (30) di sebuah perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Antang Kalang, mengalami trauma berat. Hal ini terlihat saat korban menjalani pemeriksaan oleh petugas di Polres Kotim. Korban selalu memeluk erat orang tuanya.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin mengungkapkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan P2TP2A untuk melakukan traumatic healing kepada korban agar tidak membekas seumur hidupnya.

“Kami juga akan mengerahkan Polwan yang memiliki kemampuan traumatic healing untuk membantu memulihkan kondisi psikis korban. Mumpung yang bersangkutan masih kecil agar tidak terlalu dalam traumanya,” terang Kapolres, Jumat (7/8).

Kapolres mengungkapkan, pelaku dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) UU No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang, dengan ancaman hukuman kurungan penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.

“Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan anak-anaknya. Jika ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada kami. Insya Allah segera akan kami tindak lanjuti,” jelas Kapolres.

Sebelumnya diberitakan, perbuatan biadab dilakukan oleh AK (20) seorang karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotim. Dia dengan kejinya melakukan sodomi terhadap anak laki-laki tetangganya yang masih berusia 3 tahun di kawasan perkebunan kelapa sawit, Senin (3/8) sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku akhirnya ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas