Masuk Bursa Bacawagub, Leonard: Saya Tak Bisa Berandai-andai

  • Whatsapp
Masuk Bursa Bacawagub, Leonard: Saya Tak Bisa Berandai-andai
LEONARD S AMPUNG
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kalteng Leonard S Ampung mengatakan, tak bisa berandai-andai terkait namanya masuk dalam bursa bakal calon wakil gubernur (bacawagub) yang akan mendampingi Gubernur petahana H Sugianto Sabran pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalteng 9 Desember 2020 mendatang.

Saat dikonfirmasi Tabengan melalui telepon seluler, Jumat (7/8), Leonard mengatakan, sebagai seorang birokrat atau aparatur sipil negara (ASN) tentu banyak aturan dan mekanisme yang harus ditaati. “Salah satunya, harus loyal terhadap pimpinan,” ucap Leonard.

Namun, jika namanya santer disebutkan sebagai calon kuat yang akan mendampingi petahana, Leo sapaan akrab Leonard S Ampung menyebut, mungkin saja terjadi karena semuanya itu hak prerogatif pimpinan.

“Sebagai seorang birokrat itu kan kita harus patuh terhadap pimpinan. Kalau kemudian ada informasi yang berkembang seperti itu kita tidak tahu. Karena itu semua hak prerogatif dari pimpinan,” kata Leo.

Secara pribadi, Leo mengaku, belum ada inisiatif sama sekali. Karena dirinya sadar, saat ini masih duduk sebagai seorang birokrat yang harus berpegang teguh pada aturan dan rambu-rambu yang telah diatur oleh pemerintah selama ini.

“Karena prinsipnya sebagai seorang birokrat, kalau penugasan, ikuti mekanismenya, ikuti aturan mainnya seperti itu,” terang mantan Kepala Dinas PUPR Kalteng ini.

Ketika ditanya, apakah selama ini ada komunikasi khusus dengan parpol atau dengan petahana sendiri untuk maju di Pilgub, Leo mengatakan, belum ada komunikasi khusus. Menurutnya, yang terjadi hanya komunikasi biasa antara pimpinan dan bawahan. “Saya tidak bisa berandai-andai sampai saat ini. Pokoknya kita ikuti saja. Kalau itu garis tangan dan Tuhan berkehendak, itu kan beda,” ucapnya.

Leo menambahkan, sampai saat ini ia hanya fokus menjalankan tugasnya dari pimpinan yakni gubernur sebagai kepala dinas (Kadis).

“Itu semua tergantung pimpinan, apapun yang ditugaskan untuk kemajuan bangsa dan negara, untuk kemajuan daerah, kami siap,” pungkas Leo. sgh

iklan atas

Pos terkait

iklan atas