Sekolah Tatap Muka Belum Diizinkan

  • Whatsapp
Sekolah Tatap Muka Belum Diizinkan
Akhmad Fauliansyah
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya Akhmad Fauliansyah mengatakan, tidak adanya kasus kematian anak di Kota Palangka Raya akibat Covid-19 dan tingginya angka kesembuhan anak dari paparan virus tersebut, wajib disyukuri.

Hanya saja, kata Fauliansyah, ketika membahas apakah hal itu bisa menjadi tolok ukur untuk mempercepat sekolah melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka, maka jawabannya saat ini belum bisa menjadi patokan.

“Hingga kini ketentuan masih mengacu pada surat edaran yang dikeluarkan oleh Disdik, yakni terkait perpanjangan masa belajar di rumah bagi peserta didik selama pandemi Covid-19,” tutur Fauliansyah, Jumat (7/8).

Sejauh ini, lanjut dia, dari beberapa kali surat edaran perpanjangan masa belajar anak di rumah, tentu tidak lepas dengan kondisi masih tingginya penyebaran pandemi Covid-19. Sekolah pun akhirnya tidak bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya karena mengacu pada ketentuan protokol kesehatan.

“Ketika sekolah dinilai bisa melaksanakan tatap muka, maka terlebih dahulu Disdik harus memberitahukan ke Tim Satgas Covid-19 untuk mendapatkan rekomendasi. Kemudian dilanjutkan dengan persetujuan dari Wali Kota,” jelasnya.

Meskipun demikian, kata Fauliansyah, maka hingga kini sistem pembelajaran masih dilakukan melalui daring (online).

“Iya, meski kita sama-sama memahami, model atau sistem pembelajaran ini pasti ada kurang dan lebihnya. Karena semuanya berkenaan dengan ilmu teknologi (IT), yang tidak sedikit muncul berbagai kendala,” terangnya.

Perlu disadari, sambung Fauliansyah, adanya kebijakan peserta didik belajar di rumah tidak lain dimaksudkan agar jangan sampai muncul terjadi klaster baru virus Covid-19 pada sektor pendidikan.

“Bila dipaksakan peserta didik turun ke sekolah, maka bisa saja anak-anak rawan terpapar Covid-19 karena daya tahan tubuhnya tidak sekuat kita orang dewasa,” tegasnya. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas