2 Anak di Palangka Raya Sembuh Covid-19, Tim Satgas dan Nakes Asrama Haji Berikan Hadiah

  • Whatsapp
2 Anak di Palangka Raya Sembuh Covid-19, Tim Satgas dan Nakes Asrama Haji Berikan Hadiah
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Tujuh orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, yang menjalani perawatan di Rumah Isolasi Asrama Haji Al Mabrur Kota Palangka Raya, Jumat (6/8), dinyatakan sembuh, setelah menjalani perawatan intensif selama kurang lebih dua minggu. Dua di antaranya merupakan anak-anak berusia di bawah 10 tahun,

Wajah penuh kebahagiaan terpancar dari kedua anak berjenis kelamin pria dan wanita tersebut, saat menerima bingkisan berupa boneka beruang dan mainan dari Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Palangka Raya Emi Abriyani. Apalagi setelah menjalani isolasi ketat selama berhari-hari, kini keduanya bisa kembali berkumpul bersama keluarga di rumah.

Seluruh tim satgas yang hadir, didampingi tenaga kesehatan (Nakes) yang merawat kedua anak-anak tersebut dan pasien lainnya, memberikan tepuk tangan meriah kepada mereka yang berhasil sembuh.

Kepada Tabengan, Emi menuturkan, jika kali ini Tim Satgas memberikan perhatian dan tali asih, terutama kepada dua anak-anak yang sangat tangguh dan kuat menghadapi virus yang diidap di dalam tubuhnya. Bagi seluruh pasien yang dinyatakan sembuh, dirinya berharap mampu menjadi duta di tengah-tengah masyarakat untuk membantu memberikan sosialisasi akan bahayanya Covid-19 serta pentingnya penerapan protokol kesehatan agar tak terinfeksi virus yang menyerang saluran pernafasan manusia ini.

“Selamat untuk bapak, ibu dan adik-adik yang menjalani proses perawatan selama ini hingga sembuh, setelah menjalani swab test selama dua kali dan dinyatakan tidak infeksius Covid-19. Kita harapkan anda semua bisa ikut memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa Covid-19 memang ada di tengah kita. Sebab masih banyak yang masih cuek dan tak peduli. Saya pesankan kepada yang sudah sembuh, untuk tetap bisa menjaga kesehatan karena potensi tertular di luar sana masih sangat besar,” tutur Emi.

Sementara itu Ketua Perluasan RSUD Kota Palangka Raya yang memegang wewenang di Asrama Haji Al Mabrur, dr Probo Wuyantoro SpPD berpesan kepada mereka yang telah sembuh dan pulang ke rumah masing-masing untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Mulai dari isolasi mandiri selama 14 hari di rumah, hingga tidak keluar rumah apabila tidak memiliki urusan mendesak.

Selama menjalani perawatan, lanjutnya, para pasien yang dirawat di Rumah Isolasi Asrama Haji ini mendapatkan penanganan tak hanya berupa medis dan obat-obatan. Namun pemulihan psikis dan fisik bagi para pasien diutamakan, dengan aktivitas rutin berupa olahraga selama tiga kali dalam seminggu, hingga melakukan interaksi antar sesama penderita, diharapkan mampu memberikan dampak yang positif bagi pemulihan daya tahan tubuh.

Di sisi lain, untuk tingkat kesembuhan di Kota Palangka Raya diungkapkan dr Probo telah menyentuh angka 60 persen. Tetapi dengan tingkat kematian yang masih cukup tinggi, diharapkannya mampu menjadi perhatian bagi seluruh pihak untuk dapat ditekan.

“Untuk itu, masyarakat diimbau tak perlu takut datang ke fasilitas kesehatan apabila memiliki gejala klinis dan tidak takut dianggap terinfeksi Covid-19, karena memang ada. Mari bersama kita cegah dan putus mata rantai penyebaran pandemi ini dengan patuhi seluruh protokol kesehatan,” tukasnya.

Roni, anggota keluarga dari mereka yang dinyatakan sembuh, mengatakan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesembuhan yang didapatkan adik iparnya.

“Alhamdulilah, adik ipar saat ini sudah sembuh dan bisa berkumpul bersama kami di rumah. Terima kasih atas seluruh bantuan dan perhatian dari Tim Satgas, dokter dan perawat di sini yang benar-benar memerhatikan kesehatan keluarga kami,” bebernya.

Sementara itu, berdasarkan rilis harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya per 5 Agustus 2020 pukul 23.40 WIB, terdapat 688 kasus terkonfirmasi positif dan 213 jiwa yang dalam perawatan. Kemudian 429 jiwa yang dinyatakan sembuh dan 46 meninggal dunia dengan persentase kematian sebesar 6,69 persen. Sedangkan untuk Rumah Isolasi Asrama Haji Al Mabrur, masih menampung 21 pasien positif Covid-19. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas