Tak Lolos, Pasangan Yoyo-Madi Terima Putusan KPU

  • Whatsapp
Tak Lolos, Pasangan Yoyo-Madi Terima Putusan KPU
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Kotawaringin Timur dari jalur perseorangan atau independen, yaitu Yoyok Sugeng Triyogo dan Rusmadi Abdullah atau pasangam Yoyok – Madi menerima keputusan KPU Kotim yang menggugurkan pasangan ini. Mereka menyatakan tidak mengajukan gugatan terkait dengan keputusan KPU Kotim tersebut.

“Kami tidak mengajukan gugatan, dan kami tidak melanjutkan kompetisi pada Pilkada Kotim 2020 ini,” ujar Yoyo, yang dikonfirmasi melalui wakilnya Rusmadi, Selasa (4/8).

Keputusan itu sudah diambil oleh bakal calon bupati independen tersebut. Hal itu dikarenakan mereka tidak dapat memenuhi syarat dukungan perbaikan. Selain itu, juga dikarenakan terbentur aturan dan faktor-faktor lainnya.

Pasangan ini juga meminta maaf kepada masyarakat dan juga tim yang sudah berjuang serta membantu pihaknya dari awal mendaftar sebagai bakal calon dari jalur independen hingga memenuhi syarat dukungan.

Namun, usaha yang telah dilakukan tersebut tetap tidak memenuhi syarat yang ditentukan. Karena dari jumlah syarat dukungan yang harus dipenuhi sebanyak 23.307 dukungan. Yang memenuhi syarat hanya 15.477 saja. Sedangkan yang tidak memenuhi syarat mencapai 7.860 dukungan.

Akibat hal tersebut, mereka harus menyerahkan syarat syarat dukungan perbaikan. Yakni dikalikan 2 dari jumlah yang tidak memenuhi syarat yakni mencapai 15.720.

Upaya perbaikan sendiri sempat dilakukan. Namun ternyata, juga masih kurang dari syarat minimal tersebut. Sehingga, pihaknya dinyatakan tidak lolos menjadi calon bupati melalui jalur indepeden.

“Meski kami diberikan waktu 3 hari untuk melakukan gugatan. Namun kami tidak menggunakan hak tersebut,” sebut Yoyo.

Dirinya sangat berterimakasih kepada tim di lapangan yang sangat solid. Untuk berjuang dan berupaya agar merkea bisa lolos. Dan ia juga meminta maaf, karena perjuangan yang sudah dilakukan, belum bisa mendapatkan tujuan akhir.

“Saya sangat berterimakasih kepada tim dan masyarakat, karena sudah menjadi bagian dari kami. Mudah-mudahan perjuangan yang sama-sama kita lakukan selama ini menjadi pelajaran dimasa yang akan datang,” jelas Yoyo.

Dengan gugurnya pasangan bakal calon dari jalur independen ini, praktis yang akan bertarung adalah pasangan calon dari partai politik. Melihat dinamika politik di Kotim saat ini, masih ada peluang tercipta 4 pasangan yang akan maju di Pilkada Kotim. Sejauh ini kandidat yang mengklaim sudah mendapatkan rekomendasi antara lain pasangan PANTAS atau pasangam Taufiq Mukri – H. Supriadi MT yang didukung Golkar dan Nasdem, kemudian Hj Suprianti yang juga mendapat rekomendasi dari Partai Gerindra dan PKB. c – arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas