Doni Ajak Warga Terapkan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Doni Ajak Warga Terapkan Protokol Kesehatan
Ketua DPRD Murung Raya Doni
iklan atas

PURUK CAHU/tabengan.com – Ketua DPRD Murung Raya Doni mengatakan di hari jadi ke-18 Kabupaten Murung Raya, diibaratkab seperti seorang remaja yang beranjak dewasa. Akan halnya sudut pandang berfikir di usia 18 sudah mengalami pergesaran dari mencari jati diri ke arah yang lebih fokus yaitu berkenaan dengan menentukan masa depan. Kesuksesan dalam menjalani kehidupan diawali dengan kematangan dalam memutuskan akan menjadi apa dan bagaimana mencapai keberhasilan.

Menurut Doni, Murung Raya merupakan daerah yang luas dan dilengkapi dengan kekayaan alam yang melimpah dan subur. Sebut saja sektor kehutanan dan pertambangan merupakan sumber daya alam yang banyak dilirik para pengusaha untuk berinvestasi.

Kendati ladang basah, namun Mura tidak dapat berkembang pesat ketika pemerintah daeraa dan masyarakatnya tidak berjalan seirama. Oleh sebab itu politisi PDI Perjuangan ini mengajak setiap elemen dalam masyarakat bersatu padu mengangkat harkat dan martabat bumi Tira Tangka Balang.

“Hanya satu kata yang bisa membuat Mura menjadi wilayah yang maju yakni bersatu. Dukungan secara konkrit harus ditunjukan masyarakat terhadap pemda sebagai nahkoda yangmenggerakan roda pemerintahan. Karenanya saya selaku yang mewakili legislatif mengajak masyarakat Mura bergandengan tangan bersatu membangun Mura untuk mencapai cita cita Murung Raya Emas 2030 di satu dasa warsa yang akan dating,” kata Doni, Sabtu (3/8).

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat, pada momentum HUT ke-18 Mura berada dalam situasi pandemi, karenanya penting bagi semua pihak bersatu melawan penyebaran Covid-19. Pemerintah tidak menuntut banyak dari masyarakat, hanya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan sudah merupakan sebuah bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Doni menegaskan, lambat atau cepatnya berakhir pandemi Covid-19 tergantung dari kepatuhan masyarakat. Selaku garda terdepan dalam pemutusan mata rantai Covid-19, tolak ukurnya adalah kesepahaman warga dengan anjuran pemerintah.

Ketika warga tidak berlaku disiplin terhadap protokol kesehatan maka pandemi yang sudah cukup banyak menyengsarakan kehidupan umat manusian tidak akan berlalu dengan cepat dari Mura.c-sjs

iklan atas

Pos terkait

iklan atas