Janda Kembang Ditipu TNI Gadungan

  • Whatsapp
Janda Kembang Ditipu TNI Gadungan
iklan atas

BUNTOK/tabengan.com – Bambang Sugiarto (43), warga RT 03 RW 03 Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Kabupaten Balikpapan, KalimantanTimur (Kaltim), mengaku sebagai anggota TNI, dan anggota Bamin Korem 091. Anggota TNI gadungan ini berhasil diamankan di rumah kediaman janda kembang RJ (28), warga kota Buntok. Dia telah  behasil menipu korban dengan total Rp7,5 juta. Hal itu diungkapkan Dandim 1012 Buntok Lekol Inf Tuwasi, usai penangkapan pelaku.
Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah melalui Kapolsek Dusun Selatan Iptu Suranto mengatakan, TNI gadungan ini sebelumnya telah diinterogasi di Kodim 1012, setelah itu diserahkan ke Kapolsek Dusus Selatan, Minggu (2/8). Dari pengakuan pelaku, awalnya berkenalan dengan RJ melalui aplikasi Tik Tok pada 14 Juli 2020. Saat berkenalan, dirinya mengaku sebagai anggota TNI-AD berpangkat Serka.
Dari aplikasi Tik Tok tersebut, pelaku berhasil meminta nomor whatsApp serta alamat korban, dan selanjutnya pelaku berjanji akan datang menemui RJ ke kota Buntok. Namun sebelum menemui korban, pelaku meminjam uang sebesar Rp 1,2 juta untuk biaya perjalanan dan berjanji akan diganti setelah menerima gaji. Korban pun mentaransfer uang kepada pelaku.
Pada 17 Juli, pelaku datang menemui RJ ke Buntok. RJ bersama dua rekannya langsung dijemput oleh korban dari terminal, langsung mengajak pelaku makan siang di salah satu café di kota Buntok. Usai makan, pelaku meminta korban untuk mengantar pelaku ke salah satu hotel. Dalam kesempatan, itu pelaku kembali meminjam uang biaya hotel sebesar Rp300 ribu, dan  biaya pulang kembali ke Kaltim Rp900 ribu. Pelaku berjanji pulang sebentar saja dan akan kembali menemui korban.
Pada 23 Juli, pelaku kembali memnjam uang korban  sebesar Rp 1,5 juta untuk biaya pelaku datang kembali menemui korban, dan sambil menceritakan dirinya memiliki usaha minyak solar, dan memiliki rumah dan sebidang tanah senilai Rp500 juta. Korban pun terbuai rayuan dari anggota TNI gadungan ini.
Saat korban merasa curiga kepada pelaku dan menagih hutang totalnya sebesar Rp 7,5  juta, pelaku dengan berbagai alasan sehingga belum bisa mebayar. Karena merasa curiga, korban segera melaporkan ke Makodim Buntok. Korban RJ disarankan untuk memacing pelaku agar datang ke Buntok, dan pelaku kembali datang pada Minggu (2/8).
Anggota Kodim 1012 Buntok langsung menangkap pelaku dari rumah korban dan mengamankanya, selanjutnya diserahkan Kepolisian Polsek Dusel. c-lis

iklan atas

Pos terkait

iklan atas