Covid-19 Melanda, Wisata Susur Sungai Makin Diminati

  • Whatsapp
Covid-19 Melanda, Wisata Susur Sungai Makin Diminati
Belakangan ini wisata susur Sungai Mentaya semakin diminati oleh warga Kota Sampit.
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com- Sejak pandemi Covid-19 mewabah di seluruh dunia, termasuk di Kabupaten Kotawaringin Timur, banyak memberikan dampak negatif di sektor perekonomian dan juga pariwisata. Sejumlah tempat wisata di Kotim sempat ditutup, begitu juga hotel dan restoran.

Ketika banyak tempat wisata tutup, di Kota Sampit ada aktivitas wisata yang sedang naik daun di tengah pandemi Covid-19 saat ini, yaitu wisata susur Sungai Mentaya.

Wisata Susur Sungai Mentaya ini menggunakan perahu tradisional atau kelotok. Mengingat ramainya wisata susur sungai di tengah pandemi Covid-19, Pemkab Kotim meminta agar warga serta pemilik klotok untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Ramainya susur Sungai Mentaya ini membawa berkah tersendiri bagi para pemilik atau motoris kelotok. Selain melayani penyeberangan dari Kota Sampit ke Kecamatan Seranau atau sebaliknya, mereka juga mendapat penghasilan lebih dari wisata susur sungai tersebut.

Tarif yang dikenakan untuk sekali berkeliling wisata susur sungai dengan kelotok yaitu Rp150 ribu. Dengan tarif tersebut, bisa untuk 10 orang atau lebih. Sedangkan rutenya adalah dari Dermaga Habaring Hurung samping Pusat Perbelanjaan Mentaya, ke arah Bandara H. Asan Sampit.

Dalam wisata susur sungai ini, wisatawan akan disuguhi pemandangan rumah penduduk dan aktivitas warga di Sungai Mentaya. Perahu atau kelotok yang melayani wisata susur sungai ini juga sudah ada hiasan dan tambahan kursi yang berada di atap atau dek kelotok.

Sejumlah motoris mengungkapkan, sejak pandemi covid-19 ini melanda, memang ada peningkatan warga yang ingin menikmati wisata susur sungai. “Kalau akhir pekan atau hari libur lebih banyak lagi, sehari saya bisa dapat tiga kali membawa wisatawan,” ungkap Rusdi, salah seorang motoris kelotok susur sungai.

Menurutnya, banyak warga yang ingin melepas kejenuhan dengan mengunjungi objek wisata

Namun banyak objek wisata yang belum buka, sehingga salah satu alternatif yang dipilih adalah wisata susur sungai.

Sementara itu Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi berharap, wisata susur Sungai Mentaya tersebut dapat menjadi kebiasaan baru bagi warga dalam berekreasi. Dengan harapan susur sungai menjadi ikon wisata baru bagi Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya Kota Sampit.

“Dinas terkait agar mengembangkan potensi wisata yang ada ini, sehingga dapat semakin diminati warga, termasuk pula wisatawan yang berkunjung ke Kotawaringin Timur,” jelasnya, belum lama ini. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas