Lalai Matikan Api Dapur, Rumah Warga di Desa Tanjung Perawan Hangus Terbakar

  • Whatsapp
Lalai Matikan Api Dapur, Rumah Warga di Desa Tanjung Perawan Hangus Terbakar
Konndisi rumah korban habis terbakar dan tidak ada yang dapat diselamatkan.
iklan atas

PULANG PISAU/tabengan.com – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Sei Perawan Kecil RT 008 RW 003 Desa Tanjung Perawan Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (1/8/2020).

Kapolres Pulpis AKBP Yuniar Ariefianto melalui Kapolsek Kahayan Kuala IPTU Memet membenarkan peristiwa tersebut. Pada Sabtu, 1 Agustus 2020 sekitar pukul 06.00 WIB istri korban atau mama Siti memasak air di dapur menggunakan kayu bakar. Sekitar pukul 07.00 WIB korban bersama istri meninggalkan rumah untuk bekerja ke sawah, lalu pada pukul 08.00 WIB, Akhmad Fauzi melihat ada kepulan asap di belakang rumah korban.

Kemudian Akhmad Fauzi mengajak Nuraida untuk mendatangi rumah korban dan menemukan rumah korban dari bagian dapur sudah terbakar. Selanjutnya Nuraida meminta bantuan ke warga untuk melakukan upaya pemadaman dan Akhmad Fauzi menemui korban ke sawah menyampaikan kejadian kebakaran tersebut.

Kemudian kejadian tersebut didapati anggota Polsek Kahayan Kuala yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan patroli. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) anggota Polsek Kahayan Kuala menemukan kondisi rumah yang sudah habis terbakar dan api telah padam.

Kapolsek menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun untuk bangunan terbuat dari kayu dengan ukuran rumah korban 5 meter x 12 meter berikut barang yang lainnya ikut terbakar. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp60 juta.

Sementara warga setempat, Suprianto mengatakan, rumah tersebut ditempati oleh bapak Herman atau bapak Siti, dan korban pak Herman ini, hari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan di Desa Tanjung Perawan.

“Kalau istrinya pak Herman ini, biasa berangkat ke sawah untuk memanen padi, dan tiba-tiba, api muncul begitu saja dari arah dapur, dan betul pak, sepertinya korban lupa mematikan api dapur ketika semua di rumah berangkat bekerja,” ucap Anto, panggilan akrabnya.c-mye

iklan atas

Pos terkait

iklan atas