Polisi Bentuk Tim Ungkap Kematian Nur Fitri 3 Tahun Lalu

  • Whatsapp
SAMPIT/tabengan.com – Kematian Nur Fitri, wanita yang ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir Jalan Pramuka Sampit, Oktober 2017 lalu sampai saat ini masih belum terungkap. Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin
menyampaikan komitmennya untuk mengungkap kasus kematian Nur Fitri. Bahkan, dia sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap salah satu kasus atensi ini.
Rangkaian penyelidikan pun diintensifkan oleh Kapolres dengan menginstruksikan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). Dia juga menanggapi berbagai komentar yang seakan menyudutkan institusinya lantaran dinilai tak kunjung mengungkap kasus ini. Terkait itu, dia mohon kepada masyarakat untuk bersabar. Apalagi dia baru saja menjabat sebagai Kapolres Kotim.
“Kami sudah membentuk tim khusus untuk mengintensifkan penyelidikan. Doakan saja dalam waktu dekat segera terungkap. Sekarang tim sudah bekerja,” tegas Kapolres, Kamis (30/7/2020).
Kasus kematian ini memang masih memicu pertanyaan dari kalangan masyarakat lantaran tak kunjung terungkap. Masyarakat menantikan jawaban dari teka-teki di balik tewasnya Nur Fitri itu.
“Saya sudah dengan tegas menginstruksikan ke anggota untuk bekerja keras sampai tuntas mengungkap kasus hilangnya nyawa seseorang ini. Sudah menjadi tugas kami sebagai personel Polri menjawab keresahan warga. Saya tidak mau menyampaikan target kapan terungkapnya. Kita lihat saja nanti buktinya,” tegas Kapolres. c-arb

Pos terkait