Ajak Masyarakat Cegah Tindakan Asusila pada Anak

  • Whatsapp
Ajak Masyarakat Cegah Tindakan Asusila pada Anak
Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin saat menjadi khatib pada Salat Idul Adha 1441 H yang diselenggarakan di Masjid Raya Al-Falah, Sampit, Jumat (31/7/2020). ARBIT SAFARI

SAMPIT/tabengan.com- Dalam beberapa waktu belakangan ini terjadi sejumlah kasus asusila yang korbannya adalah anak di bawah umur di Kabupaten Kotim. Hal ini sangat menjadi perhatian Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin. Termasuk saat dirinya bertindak sebagai khatib pada Salat Idul Adha 1441 H yang diselenggarakan di Masjid Raya Al-Falah, Sampit, Jumat (31/7/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kotim menyampaikan tentang tiga keindahan keluarga muslim. Tema didasarkan atas keprihatinan terhadap maraknya permasalahan tindakan asusila pada anak di bawah umur. Menurutnya, ada 3 karakter keindahan dalam keluarga seorang muslim sebagaimana dicontohkan oleh keluarga Nabi Ibrahim AS beserta istrinya, Siti Hajar, dan anaknya, Ismail AS.

“Pertama, selalu berprasangka baik kepada Allah SWT. Nabi Ibrahim berprasangka baik kepada Allah ketika diperintahkan lewat mimpi untuk menyembelih Ismail. Beliau menyadari betul bahwa jika Allah sudah memberi perintah, maka ia sebagai ciptaan-NYA harus melaksanakan dengan sepenuh hati. Demikian pula dengan Ismail AS Ia dengan penuh keyakinan kepada Allah menerima perintah untuk disembelih,” kata Kapolres.

Kedua, lanjutnya, terbinanya komunikasi yang baik dalam keluarga. Komunikasi yang baik ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim yang menyampaikan perihal mimpinya kepada Ismail AS. Ibrahim menyampaikan seutuhnya tanpa ada yang dikurangi.

“Di sini tampak bahwa komunikasi ayah dan anak ini berlangsung dengan indah sehingga Ismail menerima pesan yang disampaikan oleh ayahnya tersebut,” tambahnya.

Komunikasi yang tersumbat antara orang tua dan anak, akan mengakibatkan sang anak merasa tidak dihargai sehingga ia pun tidak akan menghargai diri sendiri ataupun orang lain.

Ketiga, terbentuknya pribadi anak yang sholeh. Ibrahim AS berhasil mendidik Ismail menjadi seorang yang sholeh, bahkan menjadi salah satu Nabi Allah SWT. Pun demikian dengan Ismail yang berhasil mendidik keturunannya menjadi anak yang sholeh.

“Dengan terbentuknya keluarga yang kuat, maka berbagai penyimpangan ataupun kenakalan oleh anak-anak di bawah umur dapat diminimalisir,” ungkapnya.

Kapolres juga menyentil peran seorang ayah untuk mendidik anaknya. Seorang ayah adalah penanggung jawab utama atas sebuah keluarga. Jangan pernah menyalahkan anak, karena anak terbentuk melalui sentuhan orang tuanya.

Selain itu, Kapolres Kotim juga menyampaikan imbauan terkait dengan perkembangan situasi terkini di Kabupaten Kotim. Ia berpesan agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, Kapolres juga menghimbau masyarakat Kotim untuk menjaga kodusivitas agar Pilkada 2020 dapat terselenggara dengan aman, damai, dan sejuk.

Di ujung khutbahnya, Jakin berpesan kepada seluruh jamaah agar menjaga keutuhan keluarga dan memberikan pendidikan kepada anak sebagaimana telah dicontohkan oleh para Nabi Allah terdahulu. c-arb

Pos terkait