Muhammadiyah Kalteng Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pemukulan Petugas Covid-19

  • Whatsapp
Muhammadiyah Kalteng Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pemukulan Petugas Covid-19
Dr H Ahmad Syar’i
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Kalteng Dr H Ahmad Syar’i menyatakan, sangat keberatan dengan insiden pemukulan petugas saat pemakaman pasien, Selasa (21/7/2020). Pihaknya meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.

Syar’i menjelaskan, 2 orang korban yang jadi sasaran pemukulan adalah anggota Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) yang dibentuk PWM Kalteng. Bahkan, Aprie Husin Rahu, salah satu korban merupakan Wakil Ketua MCCC sekaligus relawan Tim Gugus Tugas Kota Palangka Raya. Sedangkan Heri, anggota pusat komando PWM Kalteng.

“Kami meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. Karena itu menghalangi tugas negara memotong mata rantai penyebaran Covid-19. Supaya ini jadi pembelajaran. Jangan seenaknya. Mereka juga kalau bukan tugas, mana mau, kan berisiko,” kata Syar’i, via telepon, Selasa malam.

Menurut Syari’i, pusat komando MCCC yang dibentuk PWM Kalteng salah satu tugasnya ialah membantu Tim Gugus Tugas pemerintah dalam menangani dampak Covid-19. Makanya berbagai tenaga dan fasilitas disiapkan seperti mobil ambulans dan sebagainya.

“Kita sangat keberatan dengan peristiwa pemukulan petugas. Kita ini berbuat untuk membantu masyarakat, malah dijadikan sasaran. Kalau ada yang keberatan, jangan melampiaskan dengan petugas kita,” tandasnya.

Dia menambahkan, kedua korban sempat dirawat di RS Pambelum kemudian dilakukan visum et repertum di RSUD Doris Sylvanus. Setelah itu dibawa ke RS Muhammadiyah untuk perawatan lebih lanjut. hil

iklan atas

Pos terkait

iklan atas