UMP Kurban 6 Sapi, Rektor: Motivasi Berbagi untuk Sesama

  • Whatsapp
UMP Kurban 6 Sapi, Rektor: Motivasi Berbagi untuk Sesama
Rektor UMP Dr Sonedi MPd

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Keluarga besar civitas akademika Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP) menggelar kurban 6 ekor sapi pada momentum Idul Adha 1440 Hijriyah ini. Selain sebagai bagian dari tuntunan Agama Islam, ibadah kurban tahun 2020 juga dilandasi motivasi untuk berbagi di tengah pandemi Covid-19.

Rektor UMP Dr Sonedi MPd kepada wartawan, Selasa (21/7/2020), menjelaskan, 6 ekor sapi yang akan dikurbankan itu merupakan hasil kumpulan dana dari para dosen pengajar, tenaga struktural, dan karyawan di lingkungan civitas akademika.

“Tiap satu ekor sapi merupakan hasil pengumpulan dana dari 7 orang. Tinggal dikalikan saja 6 ekor sapi,” ujar Sonedi.

Rektor melanjutkan, secara pribadi dirinya merasa bangga atas kesediaan jajaran UMP ini mengumpulkan dana untuk melaksanakan ibadah kurban ini.

“Kita (rektorat) memberikan arahan. Namun, di luar itu memang ada kesadaran yang tinggi dari kawan-kawan untuk meningkatkan ibadah sekaligus berbagi terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini. Saya menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk itu,” sebutnya.

Wakil Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah itu menambahkan, semangat berbagi dari pihak-pihak yang berpartisipasi dalam ibadah setahun sekali ini akan diteruskan dalam proses pendistribusian daging kurban nanti.

Tentunya sesuai dengan tuntunan agama, ada pihak-pihak yang berhak menerima kurban ini. Di luar itu, kita juga alokasikan untuk masyarakat tanpa membedakan latar keyakinan mereka. Jadi, tidak hanya yang beragama Islam. Di sinilah kita ingin menunjukkan solidaritas terhadap sesama, terutama terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, urainya.

Terpisah, Ketua Panitia Kurban UMP Dr HM Yusuf MAP menjelaskan, pada Idul Adha tahun ini terjadi peningkatan jumlah hewan yang dikurbankan. Tahun lalu 3 ekor sapi, alhamdulillah tahun ini meningkat menjadi 6 ekor.

Dijelaskan Yusuf, pihaknya telah menyusun teknis prosesi pemotongan serta pendistribusian daging kurban sesuai protokol keselamatan Covid-19. Waktu pelaksanakan akan mengacu pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah, Jumat (31/7/2020), dengan lokasi dipusatkan di lingkungan Kampus II UMP, Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya.

Dari 6 ekor sapi, 5 ekor dipotong dan didistrubusikan di Kampus II UMP. Satu ekor lagi akan ditangani Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiah Kalimantan Tengah dengan lokasi pemotongan dan pembagian di Kelurahan Marang, Kota Palangka Raya, terang Yusuf.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UMP melanjutkan, untuk pendistribusian daging kurban akan diantarkan ke masyarakat maupun lombaga/organisasi sosial seperti panti asuhan dan pondok pesantren. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penumpukan massa saat proses pembagian.

Ditambahkan itu, pihaknya juga telah menentukan personel pelaksana dalam proses pemotongan maupun pendistribusian daging kurban nanti. Seluruh proses mulai dari kondisi sapi, tata cara pemotongan dan pembagian daging, hingga petugas pelaksana itu diwajibkan sesuai dengan standard kesehatan untuk menghindari potensi penyebaran Covid-19. akm

Pos terkait