Positif Covid-19 di Mura Tembus 103 Kasus

  • Whatsapp
Positif Covid-19 di Mura Tembus 103 Kasus
Petugas GTPP Mura memakamkan pasien terkonfirmasi positif yang meninggal dunia.
iklan atas

PURUK CAHU/tabengan.com – Lonjakan kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Murung Raya (Mura) dalam sepekan terakhir tembus di angka 103 kasus. Kendati berbagai upaya telah dilakukan pemerintah kabupaten, namun tidak mampu menekan secara signifikan laju penyebaran Covid-19 di Bumi Malai Tolung Lingu.

“Laju penyebaran Covid-19 salah satu faktor pemicunya adalah rendahnya kesadaran warga berdisiplin menjalankan protokol kesehatan, sehingga transmisi lokal yang kini terjadi, telah dengan mudah menginfeksi siapa saja yang tidak disiplin terhadap anjuran pemerintah,” kata Sekretaris Daerah Mura Hermon yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Sabtu (18/7/2020).

Dijelaskannya, suspek di Mura ada 44 orang, selesai pemantauan 38 orang, dalam pemantauan 0 dan 8 orang naik status. Probable 60 kasus, selesai pemantauan 30 orang, positif terkonfirmasi 25 orang, meninggal 4 orang. Total keseluruhan kasus terkonfirmasi Covid-19 terdapat 103 orang, positif terkonfirmasi 23 orang, sembuh 79 orang dan meninggal dunia 1 orang. Detail selanjutnya dijelaskan juga kasus positif terkonfirmasi Covid-19 per kecamatan.

Kecamatan Murung terdapat 8 kasus positif terkonfirmasi, Kecamatan Tanah Siang Selatan (TSS) terdapat 20 orang terkonfirmasi positif Covid-19, Kecamatan Laung tuhup 2 orang. Sementara itu untuk Kecamatan Tanah Siang, Kecamatan Permata Intan, Kecamatan Sumber Barito, Kecamatan Barito Tuhup Raya (Batura), Kecamatan Seribu Riam dan Kecamatan U’ut Murung tidak ditemukan Kasus Covid-19 di daerahnya masing masing.

Di lain hal berkenaan dengan tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif Covid-19, Hermon menjelaskan dari 6 total kasus nakes terkonfirmasi positif Covid-19 menyisakan hanya 1 orang yang masih dalam perawatan, sedangkan 5 di antaranya telah dinyatakan sembuh dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Hermon menegaskan, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Mura pemerintah dan masyarakat harus bahu membahu untuk menekan laju penyebaran.

Hermon juga minta agar masyarakat untuk lebih waspada pada situasi transmisi lokal sekarang, karena siapa saja bisa saja menjadi inang dari virus Corona sehingga berpotensi menjadi pengorbit atau penyebar virus mematikan tersebut.

Mewakili Ketua Umum GTPP Mura, Hermon juga menegaskan kepada warga yang terindikasi reaktif hasil rapid testnya supaya jangan menganggap remeh hal itu. Hermon mengimbau agar warga yang hasil rapid testnya menunjukkan hasil reaktif disiplin dalam mengisolasi dirinya sehingga tidak membahayakan orang maupun keluarga di lingkungan sekitar. sjs

iklan atas

Pos terkait

iklan atas