Banjir di Kobar Makin Parah, 519 Rumah Nyaris Tenggelam

  • Whatsapp
Banjir di Kobar Makin Parah, 519 Rumah Nyaris Tenggelam
BPBD Kabupaten Kobar telah menyiapkan tenda tenda pengungsian di Desa Rungun dan Kondang Kecamatan Kotawaringin Lama.
iklan atas

PANGKALAN BUN/tabengan.com – Masih tingginya curah hujan mengakibatkan kondisi banjir di dua desa yang ada di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) makin parah. Sebanyak 519 rumah yang ada di dua desa tersebut nyaris tenggelam, meski sebagian warga telah ada yang mengungsi di tenda tenda pengungsian.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat Tengku Alisyahbana melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar Reneli mengatakan, dua desa yang nyaris tenggelam itu yakni Desa Rungun dan Kondang. Kini untuk menjangkau dua tersebut hanya melalui jalur sungai.

“Berdasarkan laporan Tim TRC yang kini ada di lapangan air hampir mencapai atap rumah warga, namun masih ada warga yang bertahan karena mereka membuat panggung di dalam rumah. Tetapi jika malam ini air terus bertambah maka semua warga akan mengungsi,” Kata Reneli, Sabtu (18/7/2010) melalui telepon seluler.

Saat ini lanjutnya di dua desa tersebut telah didirikan tenda tenda pengungsian baik dari BPBD maupun Dinas Sosial, dan tenda tenda tersebut baru diisi beberapa warga saja.

“Untuk Desa Rungun ada 387 kepala keluarga dan Desa Kondang ada 131 kepala keluarga. Kami telah siapkan tenda tenda pengungsian ditempat yang aman dari banjir,” ujar Reneli.

Reneli menambahkan banjir di Kecamatan Kotawaringin Lama selain menerjang Desa Rungun dan Kondang juga menerjang Desa Lalang dan Kelurahan Kotawaringin Hulu dan Kelurahan Kotawaringin Hilir.

“Untuk dua kelurahan pun sebagian warganya sudah ada yang mengungsi ke lokasi makam kiyai Gede hilir dan pihak Kecamatan rencananya akan menyiapkan lokasi pengungsian di lokasi eks pasar di pelabuhan speed boat,” ujar Reneli. c-uli

iklan atas

Pos terkait

iklan atas