Rapid Test Lanjutan, 62 Reaktif di Pasar Besar dan 3 di Bawaslu

  • Whatsapp
Rapid Test Lanjutan, 62 Reaktif di Pasar Besar dan 3 di Bawaslu
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya saat melakukan rapid test massal kepada sejumlah pedagang di kompleks pasar emas Pasar Besar, Rabu (15/7).
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya kembali melakukan rapid test massal lanjutan untuk menindaklanjuti instruksi Wali Kota dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 di kota setempat. Rabu (15/7) pagi, kompleks pasar emas menjadi tujuan tim tenaga kesehatan. Lalu dilanjutkan kembali di sekitaran Jalan Irian dan Jalan Martapura.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Irma Afsesta saat dikonfirmasi mengatakan, dari 369 pedagang dan masyarakat sekitar Pasar Besar yang mengikuti rapid test massal tersebut, 62 di antaranya dinyatakan reaktif.

“16,8 persen dari yang mengikuti rapid test hari ini (Rabu) terkonfirmasi reaktif. Mereka akan menjalani isolasi mandiri sambil menunggu jadwal mengikuti swab test untuk melihat apakah mereka benar-benar terpapar Covid-19 atau tidak,” jelasnya.

Sehari sebelumnya, lanjut Irma, pihaknya juga telah melakukan rapid test massal di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palangka Raya. Dari 94 orang anggota Panwascam dan Panwaslu yang diundang, ada sekitar 90 orang yang hadir, dan 4 sisanya sedang izin berhalangan mengikuti giat tersebut. Dari total 90 orang tersebut, 3 di antaranya dinyatakan reaktif.

“Ketiga orang yang dinyatakan reaktif tersebut telah diimbau untuk melakukan isolasi mandiri atau beristirahat terlebih dahulu, sembari menunggu jadwal mengikuti swab test,” bebernya.

Sebelumnya, Senin (13/7), juga telah melakukan rapid test massal di daerah Pasar Besar Jalan Martapura, Jalan Jawa dan Jalan Lombok. Dari 419 orang yang mengikuti rapid test massal, sebanyak 58 orang dinyatakan reaktif atau sekitar 14 persen lebih dari total peserta rapid test.

Untuk data akumulatif dari keseluruhan yang mengikuti rapid test sejak Kamis (2/7) sampai dengan Senin (13/7) lalu, ada 1.724 orang yang sudah di-rapid test dan 138 orang yang dinyatakan reaktif atau kalau dikalkulasikan sebanyak 8 persen orang yang dinyatakan reaktif dari total keseluruhan yang mengikuti rapid test.

Sementara untuk swab test yang dilakukan RSUD Kota Palangka Raya mulai Rabu (1/7) sampai dengan Selasa (14/7), RSUD Kota Palangka Raya telah melakukan pengecekan sampel menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Dari 218 spesimen, 25 di antaranya dinyatakan positif Covid-19, sehingga 25 orang yang dinyatakan terpapar positif tersebut saat ini dirawat di RSUD Kota Palangka Raya dan RSUD Doris Sylvanus.

Terpisah, Supervisor Pusdalops BPBD Kota Palangka Raya Balap Sipet mengatakan, pada Rabu (15/7), dilaksanakan swab test massal terhadap mereka yang menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji Al Mabrur.

“Hari ini (Rabu) dilaksanakan swab test massal kepada 120 orang hasil dari rapid test yang telah dilaksanakan di beberapa wilayah selama beberapa waktu yang lalu,” ungkapnya.

Terkonfirmasi Positif Naik
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng H Sugianto Sabran melalui Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng dr Herlina Eka Shinta kembali menyampaikan data terbaru perkembangan Covid-19 di Kalteng.

Herlina menyebut, hingga Rabu (15/7) pukul 15.00 WIB, terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalteng bertambah 12 orang, 11 orang di Palangka Raya dan 1 orang di Kapuas, sehingga menjadi 1.258 orang.

Penambahan, lanjut dia, juga terjadi pada pasien yang dinyatakan sembuh. Sebanyak 9 pasien dinyatakan sembuh, 5 di Palangka Raya dan 4 di Kapuas, sehingga menjadi 795 pasien. Sementara itu, data terbaru yang dihimpun tidak ada penambahan angka meninggal dunia.

Dikatakan, detailnya sekarang ini ada 1.258 orang terkonfirmasi positif, dengan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 795 pasien, 391 pasien sedang menjalani perawatan, dan 72 orang meninggal dunia. Pasien sembuh, dan tidak ada yang meninggal dunia membuat persentase angka kematian turun menjadi 5,7 persen.

Sedangkan PDP bertambah 13 orang menjadi 105 pasien, ODP bertambah 7 orang menjadi 234 orang. Total tes RT-PCR mencapai 5.738, sebanyak 1.214 dinyatakan positif, 1.638 dinyatakan negatif, dan 2.842 sedang dilakukan pemeriksaan. rgb/ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas