Ada Sekolah di Kobar Masih Jual Seragam

  • Whatsapp
Ada Sekolah di Kobar Masih Jual Seragam
Siti Mukaromah

PANGKALAN BUN/TABENGAN.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat telah memberikan seragam gratis bagi peserta didik baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) /sederajat, namun masih banyak pihak sekolah yang menjual seragam kepada peserta didik baru.

Menurut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Siti Mukaromah, semestinya kebijakan pemerintah daerah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami akui masih banyak sekolah sekolah yang menjual seragam kepada peserta didik baru, hal ini menandakan kebijakan dari pemerintah daerah perihal pembagian seragam gratis bagi peserta didik baru tidak bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan adanya pembagian seragam gratis maka orang tua murid baru terkurangi bebannya, tetapi jika mereka (orang tua murid baru) masih harus membeli seragam yang dijual oleh sekolah apa makna dari seragam gratis ini,” kata Siti Mukaromah.

Untuk itu, kata Mukaromah lagi, harus dicari tahu permasalahannya, apakah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar yang tidak mensosialisasikan seragam gratis ini atau memang pihak sekolah yang bandel tidak mendukung program pemerintah daerah.

“Sudah jelas seragam gratis sebanyak 3 jenis seragam untuk setiap murid diberikan bagi seluruh murid baru baik yang mampu atau yang tidak mampu mendapatkan hak yang sama. Semestinya program ini di dukung oleh pihak sekolah dengan tidak mewajibkan orang tua murid baru membeli seragam yang dijual oleh sekolah, tetapi kami masih mencari tahu apakah Dinas yang tidak bersosialisasi kepada pihak sekolah,” ujar Siti Mukaromah.

Namun demikian, kata dia, perlu adanya evaluasi agar program pembagian seragam gratis ini berjalan dengan harapan, baik dalam pendistribusian maupun kualitas seragam gratis ini pun harus diperhatikan.

“Kami minta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar untuk menekan pihak rekanan yang mengerjakan pengadaan seragam gratis ini sebab murid baru ini menerima barang yang sudah jadi sehingga agar seragam gratis ini benar-benar bermanfaat maka kualitas bahannya sesuai speknya jangan karena gratis pengerjaannya asal asalan. Begitu pula pendistribusiannya jangan terlambat, seperti ditahun tahun sebelumnya, seragam gratis ini diterima murid baru di pertengahan tahun bahkan di penghujung tahun anggaran, sehingga orangtua murid harus membeli seragam sendiri,” tegas Siti Mukaromah.c-uli

Pos terkait