Ikut Tes Eclia, Ratusan Warga Serbu PMI Kotim

  • Whatsapp
Ikut Tes Eclia, Ratusan Warga Serbu PMI Kotim
Warga antre tes Eclia di PMI Kotim. MAYA SELVIANI

SAMPIT/tabengan.com – Ratusan warga yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memadati Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) setempat, Senin (13/7/2020).

Ratusan warga tersebut rela mengantre di tempat itu untuk dapat mengikuti pemeriksaan antibodi dengan metode Electro Chemiluminescence Immunuossay (Eclia) yang menggunakan reagen elecsys Anti-SARS-CoV-2 dan Preci Control Anti-SARS-CoV-2 menggunakan mesin cobas e411. Terlebih harga yang ditawarkan oleh PMI hanya sebesar Rp125 ribu per orang.

Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kotim dr Yuendri Irawanto mengatakan, ratusan warga antre untuk mengikuti tes Eclia untuk keperluan sebagai persyaratan perjalanan ke luar daerah.

“Kita layani semua warga yang datang. Rata-rata mereka keperluannya karena ingin bepergian ke luar daerah,” ucapnya.

Dijelaskannya, tes cepat dengan menggunakan metode Eclia hasilnya lebih akurat dibandingkan dengan metode rapid test meski memakan waktu yang cukup lama sekitar 1 jam. Karena metode Eclia merupakan metode deteksi antibodi SARS-CoV-2 kualitatif dengan hasil pemeriksaan sampel diberikan dalam bentuk reaktif atau non reaktif serta dalam bentuk numerik atau angka. Berbeda dengan metode rapid test yang hanya menampilkan hasil pemeriksaan dalam bentuk reaktif atau non reaktif saja.

“Sehingga jika menggunakan metode Eclia jika hasil pemeriksaan darah di bawah 1 itu dinyatakan non reaktif, namun jika di atas 1 maka dinyatakan reaktif,” jelasnya.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim Multazam K Anwar menambahkan, jika dalam pemeriksaan tersebut ditemui warga yang dinyatakan reaktif, maka pihaknya akan segera melakukan penanganan terhadap warga tersebut.

“Jika ada yang reaktif akan kita tetapkan sebagai ODP kemudian kita sarankan untuk melakukan isolasi sambil menunggu tindakan pemeriksaan selanjutnya yakni tes swab,” jelasnya.

Selain itu, dengan tersedianya layanan tes Eclia di tempat itu membantu pihaknya dalam melakukan penelusuran terhadap warga yang terindikasi terpapar Covid-19 di Kotim. Ia berharap layanan tes Eclia dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga setempat. c-may

Pos terkait