Sakariyas: Tindak Tegas Kades Cabul!

  • Whatsapp
Bupati Katingan Sakariyas
Bupati Katingan Sakariyas
iklan atas

KASONGAN/tabengan.com – Perbuatan oknum Kepala Desa (Kades) Tewang Manyangen, Kecamatan Tewang Sanggalang Garing bersama aparatur desanya yang mencabuli siswi di bawah umur hingga berkali-kali dan menyebabkan korban hamil 5 bulan, mendapat sorotan tajam dari Bupati Katingan Sakariyas.

Orang nomor satu di Kabupaten Katingan itu meminta agar oknum Kades bersama pelaku lainnya jangan diberi ampun, harus tetap diproses secara hukum.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini, seorang oknum Kades bersama perangkatnya. Dalam waktu dekat ini, Kades Tewang Manyangen segera di-Plt-kan Camat, setelah itu baru di-SK-kan oleh Bupati. Dan bagi oknum Kades tersangkut masalah tersebut saya berharap ditindak tegas, tidak ada ampun dengan harus dilakukannya proses hukum,” kata Sakariyas di ruang kerjanya, Jumat (10/7) sore.

Sakariyas juga memerintahkan pihak Inspektorat bergerak karena setiap permasalahan harus dilakukan tahapan-tahapan atau proses. Sementara ini Kades tersebut masih aktif, sehingga untuk proses pemberhentiannya BPD mengusulkan melalui Camat ke Bupati untuk Plt Kades. Setelah kasus tersebut masuk ke pengadilan, maka oknum Kades akan diberhentikan.

Sakariyas menambahkan, agar pemerintahan desa tetap berjalan dengan baik maka diharapkan usulan BPD melalui Camat, Senin (13/7) ini, sudah masuk ke Bupati Katingan dan Plt Kades Tewang Manyangen segera dilantik.

“Saya tidak berbicara masalah korban di bawah umur atau apa, akan tetapi saya sangat menyesalkan perbuatan Kades, apalagi bersama perangkatnya ini melakukan perbuatan yang tidak terpuji. Untuk itu, saya mengimbau semua Kades di Kabupaten Katingan ini agar melaksanakan tugasnya dengan baik, hindari penyelewengan dalam penggunaan dana desa dan itu harus jelas, jauhi narkoba, jauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Seperti diketahui, dari pengakuan korban dan pelaku saat berada di Mapolres Katingan, pencabulan terhadap Bunga (17) yang merupakan siswi SMA, warga Desa Tewang Manyangen, Kecamatan Tewang Sanggalang Garing terjadi sejak Juni 2019 oleh 3 orang tersangka, HEN (47) selaku oknum Kades Tewang Manyangen, ALW (39) aparatur desa, dan NIK (24) mantan pacar Bunga.

Pencabulan dilakukan oleh 3 tersangka ini hingga Mei 2020 yang menyebabkan korban hamil. Dari keterangan Bunga, ketiga tersangka melakukan di tempat berbeda-beda. Ada di Perumahan Guru SMP I Tewang Manyangen, Perumahan BTN Kasongan Baru, di lokasi tambang emas daerah Desa Talian Kereng, rumah Kades, kantor desa, losmen di Kota Kasongan, di kebun, bahkan korban juga dicabuli disemak-semak. c-sus

iklan atas

Pos terkait

iklan atas