Rapid Test Massal, 27 Reaktif di Jalan Kalimantan

  • Whatsapp
Rapid Test Massal, 27 Reaktif di Jalan Kalimantan

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Setelah sebelumnya dilakukan rapid test massal pada kawasan Pasar Kameloh, Pasar PU dan Pasar Besar, titik keempat dilakukan di kawasan permukiman Jalan Kalimantan, Kelurahan Pahandut. Tes dilakukan dalam dua tahap, Jumat (10/7) dan Sabtu (11/7).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya Supriyanto menuturkan, hasil rapid test tahap I yang dilakukan pada Jumat, dari jumlah 292 orang yang di-rapid test, terdapat 11 orang yang menunjukkan hasil reaktif.

Sementara, untuk hasil rapid test tahap II pada Sabtu, dari total 349 orang yang di-rapid test, sedikitnya ada 16 orang menunjukkan hasil reaktif.

“Rapid test massal di Jalan Kalimantan alhamdulilah berjalan lancar tanpa ada rintangan berarti. Cukup banyak masyarakat sekitar yang berpartisipasi,” kata Supriyanto kepada awak media, Minggu (12/7).

Dijelaskannya, berdasarkan data total warga di Jalan Kalimantan yang menjalani rapid test selama 2 hari terakhir, yaitu sebanyak 641 orang dan yang reaktif totalnya ada 27 orang.

Supriyanto mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut untuk berpartisipasi dalam rapid test massal. Pasalnya, untuk hasil rapid test yang menunjukkan reaktif, belum tentunya positif Covid-19. Akan ada tahap selanjutnya yaitu swab test untuk mengetahui apakah terpapar atau tidaknya.

“Untuk yang reaktif nantinya akan dilanjutkan dengan swab test lagi, untuk mengetahui apakah terpapar atau tidaknya. Namun, sembari menunggu dilakukan test tersebut, mereka yang reaktif memang wajib untuk karantina mandiri. Namun tak perlu khawatir, dengan tersedianya alat kita, tak perlu menunggu berhari-hari,” pungkasnya.

Positif Tambah 52
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng H Sugianto Sabran melalui Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng dr Astrid Teresa menyampaikan, terkonfirmasi positif di Kalteng bertambah sebanyak 52 orang, membuat terkonfirmasi positif menjadi 1.206 orang.

Penambahan cukup tinggi di Palangka Raya sebanyak 13 orang, Kabupaten Barito Selatan 12 orang, Katingan dan Barito Utara masing-masing 7 orang, Kotawaringin Barat 5 orang, Kotawaringin Timur 3 orang, Gunung Mas 2 orang, dan masing-masing 1 orang di Pulang Pisau, Kapuas, dan Murung Raya.

Astrid mengatakan, angka pasien yang dinyatakan sembuh juga turut mengalami penambahan 30 orang, sehingga total pasien sembuh mencapai 754 pasien. Sebanyak 15 pasien sembuh di Palangka Raya, kemudian 9 pasien di Kotawaringin Barat, selanjutnya masing-masing 2 pasien sembuh di Barito Timur dan Murung Raya. Terakhir, masing-masing 1 pasien sembuh di Kapuas dan Gunung Mas.

“Angka meninggal dunia bertambah 2 orang. Satu orang di Palangka Raya dan 1 orang di Pulang Pisau. Penambahan ini membuat angka meninggal dunia menjadi total 70 orang. Rinciannya, 754 pasien dinyatakan sembuh, 382 pasien sedang menjalani perawatan, dan 70 orang meninggal dunia,” kata Astrid, Minggu (12/5).

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berkurang sebanyak 3 orang menjadi 99 pasien. Orang Dalam Pemantauan (ODP) berkurang 50 orang menjadi 193 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah 1 orang menjadi 766 orang. Total tes RT-PCR mencapai 5.330, sebanyak 1.206 dinyatakan positif, 1.446 dinyatakan negatif, dan 2.678 sedang dilakukan pemeriksaan. rgb/ded

Pos terkait