Menunggu Pilihan Banteng, Birokrat dan Politisi Berebut Rekom

  • Whatsapp
Menunggu Pilihan Banteng, Birokrat dan Politisi Berebut Rekom
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – DPP PDIP memastikan pengumuman bakal calon kepala daerah dari berbagai daerah akan berlangsung selama 11-18 Juli 2020. Tak terkecuali untuk Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Saat ini puluhan pendaftar yang sudah mendaftarkan diri menjadi bakal calon kepala daerah melalui PDIP Kotim tengah menanti keputusan yang paling ditunggu-tunggu.

Ketua PDIP Kotim Ahmad Yani mengungkapkan, ketika masa pendaftaran bakal calon kepala daerah beberapa waktu lalu ada sebanyak 20 orang yang mendaftar. Tujuh pendaftar di antaranya berstatus ASN Kotim aktif dan satu telah pensiun, ASN Katingan dan ASN Pemprov Kalteng. Ketujuh ASN tersebut, Machmoer Kepala Dinas PUPR Kotim, Ahmad Sarwo Oboi Kepala Disperkim Kotim, Siyono Camat Parenggean, Sekda Kotim Halikinnor dan satu pensiun ASN Redy Setiawan. Kemudian ada pula Yanson, ASN dari Pemkab Katingan, dan Nurul Edy ASN dari Pemprov Kalteng.

Kemudian pendaftar lain di luar ASN, berasal dari kader PDIP, kader partai lain, pengusaha, tokoh agama dan notaris. Di antaranya Anggota DPRD Kalteng dari PDIP Ferry Khaidir, Kader PDIP Kotim Modika Latifah M, Ahyar, Alexius Esliter. Kemudian politisi Partai Demokrat Parimus, Partai Golkar H Supriadi dan Zam’an, politisi PPP Kotim yang juga Wabup Kotim HM Taufiq Mukri, politisi Partai Gerindra Heriansyah. politisi Partai Nasdem Jhon Krisli.

“Juga ada Notaris Jony SH, tokoh agama Yusup Alhudromy dan juga dari kalangan pengusaha yakni M Gumarang,” terangnya, Minggu (12/7/2020).

Meski sudah mendapatkan bocoran tanggal pengumuman, menurutnya, sampai saat ini pihaknya sama sekali belum mengetahui siapa bakal calon kepala daerah yang akan diusung oleh PDIP. Dia juga enggan menebak-nebak siapa sosok yang memiliki peluang paling kuat untuk diusung partai. Hanya saja, ia menegaskan bahwa pihaknya akan bersikap totalitas mengupayakan pemenangan bagi bakal calon yang sudah ditetapkan oleh partai nantinya. Kemudian terkait ada beberapa bakal calon yang mengklaim sudah mendapatkan rekom PDIP, ia menyikapi dengan santai.

“Jika memang ada bakal calon yang mengaku sudah mendapatkan rekom maka bisa saja tampilkan buktinya ke publik,” ucapnya.

Kemudian untuk mekanisme pengumuman pun nantinya akan langsung diumumkan oleh DPP PDIP. Setelah DPP PDIP ataupun DPD PDIP mengumumkan baru setelah itu DPC PDIP Kotim akan memanggil bakal calon yang sudah ditetapkan serta partai koalisi untuk berkoordinasi mempersiapkan deklarasi. Menurutnya, nanti rekom yang diumumkan tidak hanya untuk bakal calon bupati, namun nanti akan diumumkan satu paket dengan wakil bupati.

“Kita tunggu saja. Karena memang semua posisinya sedang menunggu,” tandasnya. c-may

iklan atas

Pos terkait

iklan atas