Kalung Antivirus Bukan Jaminan Bebas Corona

  • Whatsapp
Kalung Antivirus Bukan Jaminan Bebas Corona
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kalung antivirus Corona dari Kementerian Pertanian yang kini beredar di masyarakat dan dipercaya mampu menangkal Covid-19, mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dr Suyuti Syamsul.

Suyuti tidak melarang masyarakat untuk memakai kalung tersebut, tetapi setelah memakainya, jangan sampai sudah merasa aman dan tidak taat protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Sampai saat ini pencegahan dengan protokol kesehatan masih dinilai efektif.

“Nggaklah, kami nggak melarang, silakan saja masyarakat memakainya, tapi jangan sampai menimbulkan rasa aman semua, karena sudah memakai ‘jimat’ kemudian tidak menaati protokol kesehatan,” kata Suyuti, Rabu (8/7).

Menurutnya, hingga saat ini belum ditemukan obat spesifik untuk Covid-19. Untuk itu, masyarakat diminta selalu melakukan pencegahan penularan dengan taat terhadap protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, seperti memakai masker, jaga jarak sampai 2 meter. Kemudian hindari kerumunan dan selalu cuci tangan.

Suyuti mengatakan, sebagai orang kesehatan, dirinya sangat menyambut baik semua penelitian yang dilakukan oleh pihak mana pun, namun untuk khasiatnya, pengobatan harus melalui pengujian memastikan mafaat klinisnya.

“Kami prinsipnya ikut protokol Kemenkes saja. Ikut yang pasti-pasti saja dan sudah terbukti sampai saat ini. Intinya kami menyambut baik semua penelitian yang dilakukan oleh pihak mana pun, tetapi untuk menjadi obat harus melalui uji klinis, sehingga terbukti ada manfaat klinisnya,” imbuh Suyuti.

Seperti diketahui, kalung antivirus Corona merupakan kalung berisi minyak eucalyptus yang dibuat oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Rencananya kalung tersebut akan diproduksi secara massal. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas