Wabup Sidak PPDB, Sekolah Jangan Lakukan Pungutan

  • Whatsapp
Wabup Sidak PPDB, Sekolah Jangan Lakukan Pungutan
Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kobar Rosihan Pribadi melakukan Sidak perihal PPDB, Rabu (8/7). TABENGAN/YULIANTINI
iklan atas

PANGKALAN BUN/tabengan.com – Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Ahmadi Riansyah melakukan kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sekolah sekolah yang saat ini tengah menjalani proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Rabu (8/7).

Menurut Wakil Bupati kegiatan sidak ini menanggapi adanya keluhan dari orangtua murid baru perihal adanya berbagai biaya dalam PPDB. Baik pungutan biaya untuk bangku dan mrja sekolah, pembuatan pintu gerbang bahkan taman.

“Saya minta orangtua murid jangan takut untuk melaporkan jika terjadi pungutan, atas laporan tersebut nantinya Tim Saber pungli akan bertindak tegas, dan kepada pihak sekolah sering berulang kali saya minta agar jangan melakukan pungutan yang membebankan orangtua, misalnya untuk bangku dan meja, taman dan pembuatan pintu gerbang. Tolong jangan lakukan pungutan apapun,” kata Wakil Bupati Kobar yang dalam sidak didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar Rosehan Pribadi.

Menurutnya, pembangunan pembuatan taman dan pintu gerbang bisa nanti, begitu juga dengan kursi dan meja. Pihak sekolah bisa mengusulkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar karena hal itu menjadi kewajiban pemerintah daerah dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan, jangan dibebankan ke orangtua murid.

“Apalagi saat ini ditengah Pandemi Covid-19, disaat perekonomian masyarakat terpuruk, tentunya pungutan sekecil apapun menjadi beban orangtua, terutama untuk sekolah sekolah yang masuk kategori sekolah favorit agar didalam PPDB ini ikuti aturan harus sesuai zonasi dan nilai juga,” ujar Wakil Bupati Ahmadi Riansyah.

“Ditahun ajaran 2020/2021 ini, Pemerintah Daerah memberikan seragam gratis bagi semua murid baru tingkat Sekolah Dasar /Sederajat dan Sekolah Menengah Pertama/Sederajat. Seragam gratis itu ada 3 steel sehingga pihak sekolah dilarang memungut biaya untuk seragam, karena seragam gratis ini untuk membantu beban orangtua murid,” tegas Ahmadi Riansyah.

Adapun seragam sekolah lanjut Ahmadi yang digratiskan Pemkab Kobar adalah seragam putih-merah, seragam putih-biru, seragam pramuka dan seragam batik.c-uli

iklan atas

Pos terkait

iklan atas